Awas! Ada Perpat “BODONG”, Ini Kata Bambang Sudomo

by -287 views
Perpat Tanjungpinang
Perpat Tanjungpinang

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Awas! Ada Persatuan Pemuda Tempatan (PERPAT) yang diduga “BODONG” versi Saparuddin Muda di Tanjungpinang.

Hal ini dikatahui oleh awak media ini terbit di salah satu media online yang ada di Kepri dua hari lalu.

Akan hal tersebut, Ketua PERPAT Bambang Sudomo saat dikonfirmasi sejumlah media, mengultimatum pihak pihak yang punya agenda politik kotor.

“Kita mengapresiasi semua pihak yang ingin memberikan kontribusi positif bagi Tanjungpinang,” kata Domo sapaan akrabnya Ketua PERPAT Tanjungpinang ini.

“Karena selama ini itu juga yang selalu keluarga besar PERPAT lakukan bagi Tanjungpinang,” tambahnya.

Menurut Domo, PERPAT didirikan bukan sebagi organisasi baris berbaris atau organisasi yang mengejar eksistensi dan sekedar ego simbolik.

“PERPAT ini adalah wadah dan juga tali silaturahim kekeluargaan yang sudah dibangun untuk menyatukan persepsi bersama selaku anak tempatan,” ucapnya tegas.

Dalam tubuh PERPAT, yang tua memberi contoh yang muda mau belajar, sesama saling menjaga dan tak henti memberi kontribusi positif bagi kampungnya.

“Sekarang timbul lagi bukan untuk pertama kalinya muncul organisasi mengatasnamakan PERPAT ditengah tengah momen tahun tahun politik. Ini maksudnya apa? Maunya apa?,” sebut Domo sembari bertanya.

Lanjut Domo, dari sini sudah muncul stigma bahwa anak tempatan terpecah belah. Padahal kita semua komitmen sejak lama untuk jangan ada politik praktis, politik pecah belah sampai ke politik adu domba yang berujung perpecahan.

“Bahkan merusak dan merugikan semua pihak,” ungkapnya.

Dengan tegas dan lantang, Domo mengingatkan, kepada pihak pihak yang mengatasnamakan PERPAT Tanjungpinang jangan membuat suasana rancu dan menjadi gaduh.

“Siapa pun dibelakangnya saya ingatkan jangan mengintervensi dan menyelipkan agenda politik kotor di Tanjungpinang,” tegasnya.

Sementara itu, Domo menginginkan, biarkan Tanjungpinang berjalan kondusif aman dan tentram seperti biasanya.

“Kita hari ini persuasif, kalau sudah tidak bisa kita akan tempuh jalur hukum dan lainnya,” pungkasnya. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.