Bagaimana Penerapan Manajemen Kinerja di Perusahaan dan Organisasi

by -590 views
Mahasiswa STIE Pembangunan Tanjungpinang, Jefrie Akbar
Mahasiswa STIE Pembangunan Tanjungpinang, Jefrie Akbar

Penulis: Jefrie Akbar

Mahasiswa STIE Pembangunan Tanjungpinang

Opini, (MetroKerpri) – Sebagian dari kita pasti ada yang belum mengetahui apa itu manajemen kinerja dan bagaimana penerapannya di perusahaan dan organisasi?.

Menajemen kinerja, secara umum merupakan suatu upaya komunikasi yang dilakukan secara berkelanjutan antara karyawan dengan atasannya dengan tujuan untuk mencapai tujuan utama sebuah perusahaan.

Kehadiran manajemen ini memang sangat dibutuhkan dalam sebuah perusahaan karena dapat membantu menyelaraskan karyawan dengan sumber daya lainnya supaya tujuan perusahaan tercapai dengan maksimal.

Tentunya, setiap organisasi dan perusahaan pasti mempunyai tujuan dan targetnya masing-masing yang digerakkan oleh para karyawan di perusahaan tersebut.

Agar tujuan tercapai secara maksimal, maka membutuhkan manajemen kinerja. Mungkin istilah ini terdengar asing bagi orang awam. Namun, bagi karyawan di sebuah perusahaan tentu paham jika divisi ini memiliki peran yang sangat krusial.

Sementara, menurut Encyclopedia of The Social Sciences (Sabardi 2001:2), manajemen diartikan sebagai proses pelaksanaan suatu tujuan tertentu yang diselenggarakn dan diawasi. Selain itu, menurut Thomas H. Nelson, manajemen perusahaan adalah ilmu dan seni memadukan ide-ide, fasilitas, proses, bahan dan orang-orang untuk menghasilkan barang atau jasa yang bermanfaat dan menjualnya dengan menguntungkan.

Sedangkan, pengertian kinerja atau performance menurut Moeheriono (2009:60) merupakan gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu program kegiatan atau kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, visi, dan misi organisasi yang dituangkan melalui perencaan strategis suatu organisasi.

Kinerja dapat diketahui dan diukur jika individu atau sekelompok karyawan telah mempunyai kriteria atau standar keberhasilan tolok ukur yang ditetapkan dalam pengukuran, maka kinerja pada seseorang atau kinerja organisasi tidak mungkin dapat diketahui bila tidak ada tolok ukur keberhasilannya.

Adapun tujuan pelaksanaan manajemen kinerja adalah membantu para pegawai untuk mengerti apa yang seharusnya mereka kerjakan dan mengapa hal tersebut harus dikerjakan serta memberikan kewenangan dalam mengambil keputusan.

Kemudian, memberikan kesempatan bagi para pegawai untuk mengembangkan keahlian dan kemampuan baru. Pegawai memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pekerjaan dan tanggungjawab kerja mereka.

Lantas, bagaimana penerepannya di perusahaan dan organisasi?.

Sebuah perusahaan dan organisasi tentu harus membuat perencanaan yang efektif guna mencapai keberhasilan penerapan system manajemen dengan sasaran dan indikator kinerja yang diterapkan dengan mempertimbangkan identifikasi sumber bahaya penilaian dan pengendalian resiko sesuai dengan persyaratan perundangan yang berlaku serta hasil pelaksanaan tinjauan awal terhadap keselamatan dan kesehatan kerja.

Kemudian, penerapan menetapkan kebijakan secara efektif dengan mengembangkan kemampuan dan mekanisme pendukung yang diperlukan untuk mencapai kebijakan, tujuan dan sasaran penerapan.

Oleh karena itu, perusahaan harus menyediakan personil yang memiliki kualitas, sarana yang memadai sesuai sistem manajemen yang diterapkan dengan membuat prosedur yang dapat memantau manfaat yang akan didapat maupun biaya yang harus dikeluarkan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.