Tanjungpinang, (MK) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Riau mengadakan Media Gathering bersama insan pers di salah satu rumah makan di Tanjungpinang, Senin (05/03/2018).
Kegiatan itu juga dalam rangka pengawasan tahapan pemilu tahun 2019 yang disejalan dengan kegiatan diskusi bersama insan pers.
Dalam diskusi itu, Ketua Bawaslu Provinsi Kepri M. Sahjri Papene mengharapkan ada kerja sama yang baik antara media dan Bawaslu sebagai pelaksana pengawasan pemilu, agar terciptanya pemilu aman dan damai.
“Dalam pengawasan penyelenggaraan pemilu, peran media sangat diperlukan. Ini merupakan kegiatan pertama kami dengan media setelah kami dilantik,” papar Sahjri.
Sementara, Koordinator SDM dan Organisasi Bawaslu Kepri, Rosnawati mengatakan, Bawaslu Kepri akan membuka seleksi penerimaan Komisioner Bawaslu di tingkat provinsi dan 7 kabupaten/ kota di Kepulauan Riau untuk melengkapi kekurangan personil Bawaslu Kepri saat ini.
“Bulan April, kami akan membuka seleksi personil untuk pengawasan pemilu di tingkat provinsi, untuk persyaratan penerimaan calon Komisioner Bawaslu Kepri masih menunggu terbentuknya Tim Pansel oleh Bawaslu Pusat. Setelah Komisioner Bawaslu Provinsi terpenuhi baru di tingkat kabupaten kota juga akan dilaksanakan perekrutan komisioner baru,” ujarnya.
Dia juga harapkan adanya kerja sama yang baik antara Bawaslu sebagai penyelengara pemilu bersama media untuk mewujudkan pilkada damai dan tolak politik uang dan sara.
“Peran media dalam pengawasan pemilu tidak jauh berbeda dengan Bawaslu, hanya saja Bawaslu diberi kewenangan untuk menindak lanjuti hasil temuan masyarakat di lapangan terkait kecurangan pemilu,” ucapnya.
Ditambahkannya, semakin banyak yang melakukan pengawasan pemilu semakin kecil kemungkinan akan melakukan kecurangan – kecurangan dalam berpolitik.
Dalam kesematan itu juga Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kepri, Idris mengatakan Bawaslu merupakan badan yang mempunyai mandat untuk mengawali pemilu untuk melakukan pencegahan terjadinya kecurangan dalam pemilu.
“Untuk mengawali pemilu damai kita telah melakukan sosialisasi, seperti melaksanakan deklarasi pemilu damai,” katanya. (Red/WK)
