Advetorial, (MetroKepri) – Dinas Komunikasi dan informasi Kota Tanjungpinang melaksanakan kegiatan Bimtek Tahap IV. Kegiatan tersebut sekaligus ditutup secara resmi oleh Walikota Tanjungpinang didampingi Wakil Walikota di aula lantai 3 Kantor Walikota Tanjungpinang di Senggarang, Senin (30/9/2019).

Kepada sejumlah awak media, Ayah sapaan akrabnya Walikota Tanjungpinang ini menjelaskan, bahwa visi Tanjungpinang smart city 2019-2023 merupakan penerjemahan nilai-nilai dari visi pembangunan “Tanjungpinang sebagai Kota yang Maju, Berbudaya dan Sejahtera dalam Harmoni Kebhinekaan Masyarakat Madani”.
“Ada enam dimensi smart city yang akan dibawa ke pusat yakni smart governance, smart branding, smart economy, smart living, smart society, dan smart environment,” katanya.
Lanjut Ayah, ke-6 dimensi menjadi prioritas dalam konsep Tanjungpinang menuju smart city yang dituangkan dalam masterplan dan quick win Tanjungpinang kota cerdas.

Ayah juga mengatakan, adapun poin yang disampaikan di akhir bimbingan teknis yang dihadiri seluruh OPD, Forkominda, Camat, dan Lurah itu akan dipaparkan pada tim smart city nasional pada bulan November 2019 mendatang.
“Yang sudah dirangkum hari ini oleh tim, nanti Ayah sampaikan ke Pusat untuk dinilai,” terangnya.
Lanjut Ayah, secara garis besar beberapa poin yang akan disampaikan nanti dipusat diantaranya tentang Tanjungpinang sebagai kota pusaka dan budaya, investasi, tentang pariwisata di Tanjungpinang dan administrasi.
“Untuk menuju smart city, terdapat enam pilihan yang akan kita laksanakan terlebih dahulu sesuai kemampuan secara bertahap. Bukan sekaligus,” ungkap Ketua Partai Gerindra Provinsi Kepri ini. (*)
Penulis: Novendra
