Tanjungpinang, (MK) – Banyaknya modus dalam peredaran narkoba di Indonesia saat ini, Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat mengajak semua pihak bekerjasama untuk memberantas narkoba.
“Diantara 10 rakyat Indonesia, ada tiga yang masuk dalam lingkaran narkoba. Entah itu pengguna, kurir, penjual, maupun bandar,” papar Deputi Pemberantasan Narkoba BNN Pusat, Irjen Pol Arman Depari saat diskusi bersama awak media di Restauran Shangrilla Tanjungpinang, Jumat (5/8).
Dia mengutarakan, peredaran narkoba di Indonesia sangat banyak modus, sehingga pihaknya berkerja keras untuk mengungkap kasus narkoba di Indonesia.
“Semakin hari semakin banyak modus baru, kita harus dua langkah kedepan untuk mengungkap kasus narkoba. Kini kepala BNN sendiri turun langsung untuk mengungkap kasus narkoba. Kita tidak pungkiri, Indonesia menjadi darurat narkoba,” ujarnya.
Mantan Kapolda Kepri ini mengemukakan, untuk benar – benar memberantas narkoba itu juga memerlukan kerjasama dari semua pihak.
“Kita tidak bisa sendiri, kita perlu semua pihak untuk bekerjasama, termasuk para awak media yang terus membantu kita dalam pencegahan dan meminimalisir kedaruratan narkoba di Indonesia,” ucapnya.
Masih kata Arman, kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam membantu pihak BNN, jangan berputus asa dalam menjadikan Indonesia bersih narkoba.
“Jangan pernah menyerah, ingat anak dan cucu kita di rumah. Narkoba bisa masuk dikalangan manapun, tua, muda, miskin dan kaya. Tidak melihat status derajat, jangan putus asa. Mari kita mengemban tugas ini bersama,” katanya. (SYAIFUL AMRI)
