Rencana Pembukaan Wisatawan Mancanegara, Rudi Minta SOP Wajib Diterapkan

by -18 views
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi Saat Menyampaikan Sambutannya Terkait Rencana Dibukanya Kembali Kawasan WIsata di Nongsa
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi Saat Menyampaikan Sambutannya Terkait Rencana Dibukanya Kembali Kawasan WIsata di Nongsa
Iklan Banner

𝐁𝐚𝐭𝐚𝐦, (MetroKepri) – Pemerintah tengah merencanakan membuka kembali wisatawan mancanegara (Wisman) ke Indonesia. Kepulauan Riau menjadi salah satu provinsi yang akan menjadi percontohan.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan Kepri ada dua yang akan ditunjuk sebagai pilot project. Diantaranya adalah Kota Batam dan Kabupaten Bintan.

“Untuk Batam akan dipusatkan di Kecamatan Nongsa. Alhamdulillah saat ini Nongsa sudah zona hijau,” kata Rudi saat memaparkan kesiapan Kota Batam dihadapan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno, di Batam View Resort, Sabtu (20/3/2021).

Dijelaskan Rudi bahwa ada tiga keunggulan Nongsa untuk menjadi daya tarik wisman. Pertama adalah wisata golf, resort dan juga Kampung Tua. Sehingga diharapkan bisa menjadi pilihan wisatawan untuk datang ke Batam.

Namun, Rudi berpesan kepada seluruh pengelola kawasan pariwisata di Nongsa untuk benar-benar menerapakan standar oprasional prosedur (SOP). Sebab, hal ini menjadi bagian yang sangat penting dan wajib dilaksanakan.

“Karena kalau sampai ada satu saja kasus, maka ini akan ditutup kembali. Karena itu siapapun yang datang, SOP harus dilaksanakan termasuk saya sendiri,” katanya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno mengatakan pihaknya juga sepakat apa yang disampaikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

Menurutnya dengan dibukannya kembali pintu masuk wisawatan mancanegara, diharapkan agar pengelola pariwisata di Kepri tidak berevoria yang berlebihan. Sehingga lengah dan tidak menerapkan SOP yang ada.

“Kita harus belajar dari Bali, awalnya dipuji-puji kemudian kasus Covid-19 meningkat dan menjadi urutan nomor tujuh terbanyak di Indonesia,” kata Sandiaga.

Selain itu, Sandiaga juga berpesan kebijakan pembukaan pariwisata mancanegara ini diharapkan tidak hanya menguntungkan pelaku usaha yang besar saja. Tapi juga harus sampai kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). (Rosjihan Halid/ MC)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.