Cegah Asusila, Pemko Tanjungpinang Bangun Pos Jaga di Laman Boenda

by -392 views
by
Kepala Dinas Perkim Kota Tanjungpinang, Amrialis. Foto NOVENDRA
Kepala Dinas Perkim Kota Tanjungpinang, Amrialis. Foto NOVENDRA
Kepala Dinas Perkim Kota Tanjungpinang, Amrialis. Foto NOVENDRA
Kepala Dinas Perkim Kota Tanjungpinang, Amrialis. Foto NOVENDRA

Tanjungpinang, (MK) – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Kebersihan dan Pertamanan (Perkim) Kota Tanjungpinang membangun Pos Jaga di Taman Laman Boenda Jalan S.M Amin, Tepi Laut.

Kepala Dinas Perkim Kota Tanjungpinang, Amrialis mengatakan pembangunan Pos Jaga di taman tersebut untuk menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti perbuatan asusila dan juga taman tersebut lebih terjaga.

“Taman itu sering dikujungi masyarakat. Apabila ada masyarakat yang merusak taman dan mencoret – mencoret dan lainnya, maka akan ditegur dan ditindaklanjuti oleh petugas jaga,” papar Amrialis di kantornya, Jumat (8/9/2017).

Yang jelas, kata dia, kalau ada yang pacaran atau duduk melewati jam malam, maka akan disuruh pulang.

“Apabila kedapatan melakukan perbuatan asusila, akan langsung ditangkap dan diserahkan ke pihak berwajib (Polisi),” ujarnya.

Dia mengutarakan, setelah pos itu selesai dibangun maka akan ada petugas jaga disana, tetapi bukan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang, melainkan dari Satuan Pengaman (Satpam) atau Security.

“Nanti dari bagian umum atau sekretariat daerah yang akan merekrut Satpam tersebut. Pos itu juga akan dijaga selama 24 jam dengan minimal penjaga sekitar 6 orang dan dibagi tiga sip. Jadi satu sip dua orang penjaga,” ucapnya.

Selain membangun pos jaga, pihaknya juga membangun toilet umum pas dibelakang bangunan pos itu yang nantinya digunakan oleh masyarakat, khususnya para pengunjung taman.

“Dibelakang pos itu juga dibangun toilet secara bersamaan. Jadi, masyarakat atau pengunjung taman bisa buang air disitu dan tidak membuang sembarangan,” katanya.

Masih kata Amrialis, untuk pengerjaan pos tersebut sudah berlangsung seminggu lalu, besar kemungkinan akan siap sekitar sebulan lagi. Untuk membangun pos itu juga menggunakan anggaran kurang lebih Rp100 juta.

“Saya harap, dengan adanya pos dan penjaga ditaman itu, masyarakat atau pengunjung taman bisa saling menjaga. Karena taman tersebut dibuat untuk masyarakat dan kembali kemasyarakat untuk menjaganya,” ucap Amrialis.

Pantauan awak media ini di lokasi, bangunan tersebut sudah berdiri pondasi serta besinya. Namun belum terpasang papan proyeknya.

Saat dikonfirmasi, Pengawas Proyek Pos Jaga, Andi melalui ponselnya mengatakan untuk papan plang proyek tersebut akan dipasang pada Senin (12/9/2017) mendatang.

“Kita targetkan bangunan pos jaga serta toilet umum ini akan selesai dalam satu bulan ini. Untuk anggarannya, saya tidak ingat berapa, yang jelas Rp100 juta lebih dan ini proyek penunjukan langsung (PL) oleh pemerintah,” katanya. (NOVENDRA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.