Natuna, (MetroKepri) – Dandim 0318 Natuna Letkol Inf Yusuf Rizal meresmikan Taman Bacaan di Desa Sedarat Baru Kecamatan Bunguran Batubi, Selasa 25 September 2018 pagi.
Dengan tema “Indosiar Untuk Mimpi Indonesia”, taman bacaan ini merupakan bantuan CSR yang diselaraskan dengan rangkaian HUT Indosiar ke 23.
Acara peresmian ini dihadiri oleh perwakilan Indosiar Tobias, Kadis Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Natuna, Suherman, Kadis Kominfo Kabupaten Natuna, Raja Darmika, Kadis Perpustakaan Kabupaten Natuna Basri, Sekcam Bunguran Batubi, Zulkifli, Pasi Inteldim 0318, Kpt Inf Narta, Danramil, Babinsa, Bhabinkamtibnas, Kades dan perangkat desa se Kecamatan Bunguran Batubi, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, masyarakat dan anak – anak Bunguran Batubi.
Perwakilan CSR Indosiar, Tobias mengatakan, taman bacaan di Kabupaten Natuna ini merupakan salah satu titik dari 23 titik daerah terluar dan daerah perbatasan yang mendapat bantuan dari Indosiar. Kegiatan ini berkerjasama dengan TNI. Bukan hanya taman bacaan, di daerah terluar yang lain dibangun MCK, balai desa dan lapangan olahraga.
“Dengan berbagai latar belakang, kita semua bersaudara. Dengan dibangunnya taman bacaan ini, semoga bermanfaat bagi desa. Terimakasih kepada panitia, sehingga acara ini terlaksana dengan baik. Semoga kepedulian kita bersama, bisa membangun daerah dan membantu masyarakat yang kurang mampu,” paparnya.
Tokoh masyarakat Bunguran Batubi, Suparno mengatakan, saat ini Desa Sedarat Baru telah mendapat bantuan taman bacaan. Mudah – mudahan taman bacaan ini meningkatkan kualitas genarasi muda di lingkungan Kecamatan Bunguran Batubi.
“Terimakasih kepada Indosiar yang telah membantu, jadi balance dengan program pemerintah di bidang pendidikan. Di pendidikan, anak – anak dicanangkan untuk membaca. Pihak terkait seperti perpustakaan bisa mendukung taman bacaan dan tetap diperhatikan. Diharapkan, taman bacaan ini bukan hanya bisa dimanfaatkan oleh anak – anak saja, tapi dimanfaatkan juga oleh pemuda dan orang tua. Mari kita hidupkan rumah baca ini sehingga kita semakin bijak dan bisa memilah mana yang tidak baik dan baik,” ujar Suparno.
Sementara itu, Sekcam Bunguran Batubi, Zulkifli mengatakan, tingkat indeks pembangunan manusia ada tiga, yakni kesehatan, pendidikan dan daya beli. Dengan adanya taman bacaan ini, salah satu faktor pendukung dalam indeks pembangunan manusia bisa dicapai.
“Terimakasih buat Indosiar dan Dandim 0318 Natuna yang telah meresmikannya. Kami berharap ada bantuan lain dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia di Kecamatan Bungaran Batubi,” katanya.

Hal senada dikatakan Dandim. Dia mengatakan, taman bacaan ini merupakan program bantuan berupa dana CSR yang diselaraskan oleh HUT Indosiar ke 23.
Dandim menjelaskan tingkat pendidikan di daerah masih kurang dibandingkan dengan derah lain yang ada diluar Kabupaten Natuna. Hal ini dikarenakan tenaga pengajar, instrumen dan ketersediaan buku – buku menambah ilmu pengetahuan masih belum maksimal.
“Alhamdulliah, kerjasama Indosiar dengan Kodim 0318 Natuna merupakan tonggak yang harus ditingkatkan dalam pendidikan,” ucap Dandim.
Dandim menjelaskan, taman bacaan ini juga digunakan oleh program Indonesia Mengajar. Program Indonesia Mengajar turut membantu pendidikan di wilayah Kecamatan Bunguran Batubi. Sekarang program ini bisa ditingkatkan dengan dibangunnya taman bacaan yang dapat digunakan lebih maksimal lagi.
“Taman bacaan bisa digunakan semua umur, baik anak – anak, remaja, pemuda dan orang tua. Harapan kedepan, masyarakat khususnya daerah ini bisa lebih mengembangkan diri, berkualitas diri dalam meningkatkan kesejahteraan. Saya berharap, Dinas Pendidikan dan Dinas Perpustakaan bisa memberikan perhatian khusus, jangan sampai bangunan ini mubazir dan hanya sebagai pajangan. Masyarakat juga bisa menyumbangkan buku sehingga semangat kebersamaan bisa tetap dijaga dan berguna bagi kemajuan daerah kita,” imbuhnya.
Acara dilanjutkan dengan pemukulan gong, penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Dandim. Pada kesempatan tersebut, Dandim bersama OPD melihat langsung anak – anak yang sedang membaca buku di taman bacaan. (Manalu)
