Demo, Mahasiswa Awasi Sidang Kasus Penangkapan KM Kharisma

by -273 views
by
belasan-mahasiswa-saat-demo-di-pn-tanjungpinang-foto-novendra
belasan-mahasiswa-saat-demo-di-pn-tanjungpinang-foto-novendra

Tanjungpinang, (MK) – Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Demokrasi Mahasiswa (FDM) Kepri, Gerakan Aktivis (Gravis) Kepri dan Gerakan Pemuda Daerah (Gapura) Kepri melakukan orasi di halaman Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (9/8). Aksi unjukrasa yang dilakukan belasan mahasiswa tersebut terkait penangkapan Kapal KM Kharisma Indah dan KM Kawal Bahari I yang saat kasusnya sedang disidangkan.

Disela – sela aksi tersebut, korlap aksi demo, Belly Massuara mengatakan, ada beberapa kenjanggalan yang terjadi dalam kasus tersebut. Maka dari itu, pihaknya turun ke (PN) Tanjungpinang untuk orasi sekaligus melakukan pengawasan terhadap sidang penangkapan kapal KM Kharisma Indah dan KM Kawal Bahari I hingga selesai.

“Kasus ini mencuat pada tanggal 26 Juli 2016 lalu dan adanya penyerangan dan pelarangan peliputan bagi awak media di PN Tanjungpinang. Hal ini merupakan perbuatan yang tidak terpuji dan perbuatan melawan negara,” paparnya saat orasi.

Melihat kejadian tersebut, Belly meminta kepada Kejaksaan Tinggi Kepri untuk melaksanakan gelar perkara terkait kasus penangkapan kapal tersebut.

“Kita melihat adanya dugaan permainan dalam pelepasan kapal KM Kharisma Indah oleh pihak Kejati Kepri karena penyelundupan barang illegal merupakan perbuatan melawan hukum dan harus diadili,” ujarnya.

Selain itu, Belly memaparkan, tindakan penyerangan yang terjadi di PN Tanjungpinang merupakan tindakan melawan negera, karena negera tidak boleh diintervensi oleh siapapun. Menurut dia, otak pelaku penyerangan dan pelarangan peliputan bagi awak media harus dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami juga meminta kembali kepada tim ahli untuk segera mengecek dokumen kapal secara factual karena diduga ada indikasi pemalsuan dokumen kapal atas tonase (GT) kapal karena jika ada pemalsuan maka telah terjadi kecurangan pajak yang merugikan negara,” ucapnya.

Sementara itu, aksi orasi yang dilaksanakan oleh belasan mahasiswa tersebut dilakukan pengamanan oleh pihak Kepolisian Resor Tanjungpinang sekitar 100 personil Polisi. (NOVENDRA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.