Tanjungpinang, (MK) – Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tanjungpinang mengaku kesulitan mendapatkan lahan kosong untuk tempat bak sampah.
“Sehingga kita tidak bisa menambah bak sampah lagi karena tidak lahan. Saat ini untuk jumlah bak sampah sebenarnya sudah dimaksimalkan jumlahnya,” ucap Kasi Dinas Kebersihan Kota Tanjungpinang, Siffazofik, Jumat (4/12).
Hingga saat ini, kata dia, warga belum ada yang mau menjual atau menyewakan tanahnya untuk bak sampah tersebut.
“Warga belum ada yang berminat menyewakan atau menjual lahanya untuk dijadikan tempat bak samapah. Sebetulnya tidak luas hanya seukuran 5 x 8 meter, seukuran bak itu juga boleh,” ujarnya.
Dia mengutarakan, upaya pemerintah dalam penanggulangan masalah sampah itu juga adalah penambahan tenaga pekerja sapu jalan.
“Apabila pemerintah menyetujui penambahan pekerja sapu jalan, target selanjutnya adalah daerah Tanjungpinang Timur. Kalau di kota dan di Tanjungpinang Barat untuk saat ini kami rasa sudah maksimal jumlah pekerja sapu jalan,” katanya. (LIYANA)
