Disdik Kepri Belum Proses Dana Untuk UMRAH

by -321 views
by
Syafsir-Akhlus-Rektor-UMRAH
Syafsir-Akhlus-Rektor-UMRAH

Tanjungpinang, (MK) – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau belum memproses dana hibah sebesar Rp15 miliar untuk Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang.

“Hingga saat ini, Disdik Kepri menahan proses pencairannya. Kami juga tidak tahu apa penyebabnya, padahal kami sudah mengupayakan, memohon berkali – kali agar dana hibah tersebut diproses supaya dapat dipergunakan,” ujar Rektor UMRAH, Prof. Syafsir Akhlus kepada media, Jumat (15/4).

Syafsir mengemukakan, dana hibah itu akan dipergunakan untuk membayar tunjangan dosen dan staf UMRAH yang sejak enam bulan lalu sampai sekarang belum dibayar.

“Dana itu juga akan dipergunakan untuk kegiatan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. Saya prihatin dengan kondisi ini,” katanya.

Terkait belum diproses dana hibah tersebut, muncul banyak persepsi negatif. Bahkan pimpinan di UMRAH terkena dampaknya.

Atas persepsi itu, Syafsir menjelaskan, secara administrasi, UMRAH sudah menyerahkan seluruh persyaratan yang dibutuhkan untuk mengajukan pencairan dana hibah tersebut.

“Bahkan surat rekomendasi pencairan dana hibah itu sudah ditandatangani. Namun dana hibah itu tidak akan cair jika Kepala Disdik Kepri tidak menandatangani admisnistrasi pencairan,” paparnya.

Sejak awal, kata dia, jajaran UMRAH ditugaskan untuk menangani permasalahan tersebut, tetapi tetap tidak terealisasi, karena tergantung Disdik Kepri.

“Saya tidak mengerti kenapa Disdik Kepri menahannya,” ucap Syafsir.

Sedangkan, tambahnya, pejabat UMRAH yang menangani permasalahan itu juga telah menemui Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Yatim Mustafa. Namun tidak memperoleh hasil yang positif, sesuai harapan para dosen dan staf.

“Saya juga mengimbau Kepala Dinas Pendidikan Kepri untuk memperhatikan nasib keluarga besar UMRAH, karena tidak ada hambatan lain,” katanya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.