
Tanjungpinang, (MK) – 11 Anggota DPRD Kota Depok melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kota Tanjungpinang. Kunjungan ke Kantor Disperindagin Tanjungpinang ini juga dalam rangka ingin mengetahui cara pengelolaan Pasar Tradisional Kota Tanjungpinang.
Usai rapat bersama BUMD Kota Tanjungpinang dan dinas terkait, Wakil Ketua II DPRD Kota Depok, Supariono mengatakan banyak daerah memiliki pasar tradisional. Namun hanya Kota Tanjungpinang yang memiliki pasar yang cukup baik pengelolaannya walaupun kecil. Sementara di Depok pasar tradisionalnya besar, tapi masih amburadul.
“Oleh karena itu, kami datang kemari untuk belajar dalam hal pengelolaan pasar tradisional. Karena pasar tradisional Tanjungpinang sudah terbukti bagus,” papar Supariono, Senin (7/8/2017).
Dia juga mengakui, pasar tradisional Kota Tanjungpinang yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat, itu artinya sudah memberikan kontribusi kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) – nya sendiri.
Saat ditannya, apakah sudah melihat langsung kondisi pasar tradisional Kota Tanjungpinang, ia menjawab belum melihat langsung karena tadi dari penginapan langsung ke Kantor Disperindagin ini.
“Tapi, kami sudah melihat vidionya, dengan melihat video tersebut sudah kebayanglah kalau pasarnya memang sudah cukup rapi dan hal ini akan kita ajukan sebagai contoh pengelolaan pasar yang baik. Selamat buat Kota Tanjungpinang,” ucapnya. (NOVENDRA)
