Bintan, (MK) – General Maneger (GM) Unit Induk Pembangunan (UIP) II Perusahan Listrik Negara (PLN) Medan, Robert Arianto Purba memastikan interkoneksi listrik Batam – Bintan tersambung pada akhir Juli 2015 mendatang.
“Kami bukan orang politik, kami adalah orang teknik. Akhir Juli 2015, kami yakin dari Batam ke Tanjunguban sudah tersambung semuanya,” papar Robert di gardu induk Tanjung Talok, Selasa (16/6).
Karena, kata dia, dari 13 tower yang sudah dibangun 10 tower kabelnya yang sudah ditarik, dan 3 tower lagi masih penarikan.
“Di Tanjung Kasam ada 13 tower dan penarikan kabelnya hampir rampung. Kabel dari tower ke tower ini menggungakan kabel ACR dan tinggi towernya standar yakni 30 meter dari tanah,” paparnya.
Ia mengatakan, jumlah tower dari Tanjung Kasam ke Tanjung Talok ini ada sebanyak 33 tower. Dari Tanjung Kasam ke Pulau Ngenang sebanyak 13 tower dan dari Tanjung Sauh ke Tanjung Talok Tanjunguban sebanyak 20 tower.
“Dari Tanjunguban ke Tanjungpinang ada sebanyak 234 tower. Sedangkan, travo di Pulau Ngenang sudah dipasang. Tanjung Talok ini merupakan landing 4, saat ini terkendala oleh pemindahan barang dari Tanjung Kasam kemari,” katanya.
Menurut dia, pengerjaan kabel bawah laut sudah selesai, dan progres pengerjaan penarikan dan penyambungan kabel sudah sekitar 75 persen.
“Akhir Juli 2015 mendatang, mudah – mudahan sudah selesai semua,” ucapnya.
Robert menjelaskan, untuk pembangunan rangka satu tower itu bisa memakan waktu tiga hingga empat hari. Sedangkan, pengecoran dan pengeringan hingga dua minggu.
“Dari 20 tower di Tanjung Talok ini, sembilan sudah berdiri, sembilan tower dalam proses, dan dua lagi belum dibangun,” katanya.
Sementara, Manager PLN Cabang Tanjungpinang, Mahjudin menyampaikan, pertengahan Juli 2015 instalasi dari Tanjunguban ke Tanjungpinang sudah selesai. (ALPIAN TANJUNG)
