Iskandar Syah: Pjs Gubernur Kepri Akui Kesalahan dan Minta Maaf

by -463 views
Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin, Pemred LintasKepri.com Iskandar Syah
Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin, Pemred LintasKepri.com Iskandar Syah
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Terkait salah satu wartawan yang terkesan “Dilecehkan” oleh Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin, hari ini Selasa (20/10/2020) temui titik terang.

Titik terang itu diungkap Pemimpin Redaksi (Pemred) LintasKepri.com Iskandar Syah kepada wartawan di Tanjungpinang.

Iskandar mengatakan, seteleh melakukan pertemuan atau audiensi bersama PJS Gubernur, beliau mengakui kesalahannya yang agak membuat wartawan kita merasa dilecehkan.

“Saya akui kesalahan itu dan ini semua juga atas dasar mis komunikasi bawahannya sehingga terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya mengutip kata-kata Pjs Gubernur Kepri Bahtiar.

Lanjut Is, untuk kesalahan itu Beliau (Pjs Gubernur) mengucapkan dengan rendah hati permintaan maaf ke pihak LintasKepri.com dan pada umumnya kawan-kawan media yang terhimpun dalam Ikatan Wartawan Online (IWO) Tanjungpinang serta kawan media lainnya.

“Beliau dengan niat tulus mengucapkan permintaan maaf ke kita semua dan beliau juga akan merevisi semua kegiatannya dengan cara tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes),” terangnya melanjutkan perkataan Pjs Gubernur Kepri.

Untuk itu, Iskandar berharap hal seperti yang dialami wartawannya itu tidak terjadi kembali kepada wartawan lainnya yang ada di Kepri khususnya di Tanjungpinang.

“Hal ini menjadi pelajaran kita semua dan Pjs Gubernur Kepri ke depannya. Semoga kita semua tetap sehat dan selalu patuhi protokol kesehatan Covid-19 dalam menjalankan kerja Jurnalis serta selalu menggunakan name tag Pers,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Wartawan lintaskepri.com yang biasa disapa Ajho yang merasa “Dilecehkan” oleh Pjs Gubernur Kepri Bahtiar membuat Pemimpin Redaks media tersebut angkat bicara.

Iskandar Syah Pemred LintasKepri.com itu kecewa terhadap perlakuan Pjs Gubernur Kepri yang telah sempat “Berang” atau “Meradang” ke anggotanya itu yang melaksanakan tugas sebagai jurnalis.

Menurut Iskandar, selaku pejabat publik, Pjs Gubernur Kepri Bahtiar seharusnya memberikan contoh yang baik terhadap pekerja pers yang merupakan 4 pilar demokrasi di NKRI.

“Wajar wartawan bertanya terhadap Pjs Gubernur Kepri Bahtiar. Karena agenda kegiatan itu menimbulkan berkumpulnya orang banyak di tengah pandemi Covid-19,” sebutnya.

Lanjut Iskandar, apalagi kegiatan tersebut menyebabkan kerumunan orang banyak. Wartawan kan bertanya. Mereka bertanya kan ada sangkut paut dengan agenda peninjauan pelaksanaan protokol kesehatan COVID-19 oleh Pjs Gubernur Kepri di dua pasar Kota Tanjungpinang.

“Itukan sesi wawancara resmi, tugas jurnalistik juga kan. Bukannya mengada-ada, apa salahnya coba,” ungkap Ketua IWO Kota Tanjungpinang ini.

Iskandar menegaskan, wartawan dalam melakukan tugas jurnalistik dilindungi oleh UU 40 Tentang Pers Tahun 1999. Selain itu juga, wartawan menaati Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi.

“Kan sudah jelas, ada Undang-Undang yang mengaturnya. Wartawan juga punya kode etik. Paham tak Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin tentang hal ini?,” pungkasnya. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.