Lingga, (MK) – Jajaran Satuan Lalulintas Polisi Resor (Satlantas Polres) Lingga melaksanakan razia besar – besaran di Kabupaten Lingga sejak Senin lalu. Dalam razia itu, puluhan pengendara ditilang.
Kebanyakan pengendara ditilang karena tidak memiliki SIM. Akan hal itu, masyarakat khawatir untuk keluar rumah menggunakan kendaraannya.
Kapolres Lingga, AKBP Ucok Lasdin Silalahi menilai terkait banyaknya warga Daik Lingga tidak keluar rumah untuk berkendara saat razia, itu merupakan hal yang positif.
“Memang warga yang bersalah karena tidak membawa kelengkapan kendaraan dan tidak memakai helm. Khawatir atau takut ditilang, menurut saya itu positif untuk menumbuhkan kesadaran dan kepatuhan hukum dalam mengendarai sepeda motor,” papar AKBP Ucok Lasdin ketika dihubungi MetroKepri.com, Kamis (28/09/2017).
Sementara saat disinggung terganggunya aktivitas perekonomian warga akibat razia, Ucok mengaku hal itu bukan sepenuhnya dikarenakan oleh giat penertiban lalulintas.
“Bisa jadi itu karena faktor lainnya. Toko sepi bukan berarti aktivitas ekonomi terganggu oleh giat penertiban lalulintas ini,” ujarnya.
Dengan adanya razia kelengkapan kendaraan ini, diharapkan masyarakat Lingga dapat lebih taat hukum dan agar tidak melanggar lalulintas. (NAZILI)
