Kasus DBD, Dinkes Tanjungpinang Akan Lakukan Abatisasi Massal

by -335 views
by
Petugas Saat Cek Jentik - Jentik. Foto NOVENDRA
Petugas Saat Cek Jentik - Jentik. Foto NOVENDRA

Tanjungpinang, (MK) – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang akan melakukan abatisasi massal yang melibatkan petugas Jumantik, Tim Kesehatan dan para kader di dua kelurahan yaitu Kelurahan Batu IX dan Tanjung Ayun Sakti pada Kamis (15/2/2018) mendatang.

“Langkah ini diambil menyikapi adanya kecenderungan peningkatan kasus DBD di dua kelurahan tersebut. Dalam 6 minggu pertama tahun 2018 ini yang cenderung lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya dibanding kelurahan lain,” papar Kepala Dinkes Dalduk dan KB Kota Tanjungpinang, Rustam kepada awak media ini, Selasa (13/2/2018).

Rustam mengutarakan, trend kasus DBD menurut bulan periode 2014 – 2018 di Kota Tanjungpinang dari 24 kasus DBD selama Januari – Februari ini 6 kasus terjadi di Batu Sembilan dan 5 kasus terjadi di Tanjung Ayun Sakti.

“Kegiatan abatisasi ini dilakukan untuk melengkapi tindakan fogging yang langsung dilakukan dalam 48 jam sejak ditemukan adanya kasus DBD positif. Sejauh ini untuk seluruh kasus positif DBD yang ada telah dilakukan tindakan fogging,” ujarnya.

Masih kata dia, tim kesehatan saat ini sedang melakukan tindakan fogging dan dipandang perlu dilakukan abatisasi massal karena tindakan fogging hanya memberantas nyamuk dewasa.

“Sedangkan pertumbuhan jentik menjadi nyamuk hanya butuh beberapa hari. Kalau tidak dilakukan abatisasi, malah hasil fogging akan percuma karena dalam seminggu sesudahnya akan tumbuh nyamuk – nyamuk baru,” ucapnya.

Untuk efektifnya pelaksanaan abatisasi tersebut, Rustam mengharapkan peran serta atau aktif para Lurah, Ketua RW dan RT serta seluruh warga.

Rustam juga berharap kedepannya kegiatan sosialisasi dilakukan melalui berbagai cara untuk mengajak warga berpartisipasi termasuk melalui informasi mobil keliling oleh masing – masing Puskesmas.

“Pemantauan jentik dan pelaksanaan abatisasi penting karena kebiasaan menampung air saat ini masih banyak dilakukan warga, sebagian beralasan karena jarang hujan dan sumur sering kurang air,” katanya.

Sementara itu, Lurah Batu IX, Fery Andana sangat mendukung program Dinkes Dalduk dan KB Kota Tanjungpinang untuk menurunkan angka DBD yang ada di wilayahnya.

“Saya menghimbau kepada masyarakat di wilayah Kelurahan Batu IX, mulai hari ini untuk selalu membersihkan lingkungan di setiap rumahnya dan selalu melakukan 3 M untuk mengurangi pertumbuhan nyamuk. Kamis nanti kita akan turun bersama tim Jumantik ke masyarakat,” ucapnya. (NOVENDRA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.