Mobil Dan Rumah Ketua LAM Natuna Ditembaki

by -263 views
by
Mobil Milik Ketua LAM Natuna Tampak Berlubang Diduga Akibat Peluru. Foto KALIT
Mobil Milik Ketua LAM Natuna Tampak Berlubang Diduga Akibat Peluru. Foto KALIT
Mobil Milik Ketua LAM Natuna Tampak Berlubang Diduga Akibat Peluru. Foto KALIT
Mobil Milik Ketua LAM Natuna Tampak Berlubang Diduga Akibat Peluru. Foto KALIT

Natuna, (MK) – Warga Desa Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna dikagetkan dengan suara letusan senjata api laras panjang pada Selasa (28/3) sekitar pukul 00.30 WIB dini hari.

Peluru dari senjata api itu juga mengenai rumah dan mobil milik Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Natuna, Wan Zawali. Akan tetapi, atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka – luka.

Kejadian itu hanya menimbulkan ketakutan dan kecemasan warga sekitar, termasuk kerugian materil berupa lantai keramik yang pecah dan mobil Avanza milik Wan Zawali bernomor polisi BP 1010 N yang bagian atasnya ditemusi peluru serta ban mobil sobek akibat sayatan benda tajam.

Selain itu, di halaman rumah Wan Zawali juga ditemukan 10 selongsong peluru ukuran 5,6 TJ yang didiuga dari Senapan Serbu (SS) 1 atau 2.

Hingga saat ini, Polres Natuna, Kodim 0318 Natuna dan POM TNI Natuna sedang menyelidiki kasus tersebut.

Kapolres Natuna, AKBP Carles P Sinaga yang didampingi Dandim 0318 Natuna, Letkol Inf Ucu Yustiana serta Dan POM Natuna, Kapten CPM SHM Sinaga saat jumpa pers mengatakan kejadian ini bukan aksi teroris. Akan tetapi aksi pribadi salah seorang oknum dari aparat keamanan yang kini masih diselidiki dan dikejar.

“Kasus ini sedang diselidiki, serahkan perkara ini ke pihak keamanan. Kami akan ungkap hingga tuntas dan tidak akan ditutupi, siapa yang bersalah akan ditindak. Kejadian ini bukan aksi teroris,” papar Kapolres Natuna, AKBP Carles di Mapolres Natuna, Selasa (28/3/2017) malam.

Dalam kasus ini, kata Kapolres, pihaknya sudah meminta keterangan terhadap lima orang saksi, diantaranya warga dan Kepala Desa Sungai Ulu termasuk pemilik rumah.

“Kita sedang mendalami perkara ini, lima saksi sudah dimintai ketarangan untuk mengungkap fakta yang sebenarnya. Saksi itu diantaranya Irwan (23) warga Desa Pengadah Kecamatan Bunguran Timur Laut, Hermanto Kades Sungai Ulu yang saat kejadian berada tempat perkara,” ujar AKBP Carles.

Kapolres mengutarakan, saat ini situasi Kamtibmas wilayah Natuna dalam kondisi aman dan kondusif. Kepada warga, pihaknya menghimbau agar tidak resah dan termakan isu yang bisa menimbulkan perpecahan ditengah masyarakat.

“Kita menghimbau warga untuk tetap tenang dan tidak terpropokasi dengan kejadian ini. Singkirkan isu – isu yang bisa memecah belah. Mari jaga keamanan dan kenyamanan yang sudah tercipta di daerah ini,” ucapnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0318 Natuna, Letkol Inf, Ucu Yustiana akan memastikan pelaku penebar terror ini apakah dari TNI atau bukan. Pihaknya perlu menyelidiki lebih dalam, termasuk memastikan jenis peluru yang dipakai.

“Percayakan penyelesaian kasus ini kepada kami, kita akan selidiki hingga tuntas. Apapun yang ditemukan nanti, akan kita ungkap secara terang tanpa ditutupi sekecil apapun. JIka ada oknum yang terbukti melakukan akan ditindak sesuai hukum yang berlaku,” ujar Dandim 0318 Natuna, Letkol Inf Ucu Yustiana.

Terkait lama penyelidikan dan penuntasan kasus ini, Dandim Natuna tidak ingin berandai – andai. Tetapi, dirinya berjanji akan menuntaskan secara cepat dan terang benderang agar masyarakat tak resah.

“Biarkan proses penyelidikan ini berjalan. Fakta yang sebenarnya akan kita ungkapkan nanti secara gamblang. Perlu dikatahui, untuk memastikan siapa oknumnya, juga senapan yang dipakai dan jenis pelor yang ditembakan perlu proses yang mendalam dan uji balistik. Intinya, kasus ini akan dituntaskan secepat mungkin,” kata Dandim.

Dikesempatan yang sama, Komandan Detasemen Polisi Militer (Dan POM) Natuna, Kapten CPM SHM Sinaga menegaskan, pihaknya akan segera melakukan penyelidikan ini secepat mungkin.

“Apabila ada bukti kuat oknum yang terlibat, akan ditindak sesuai prosedur hukum yang berlaku di militer,” ucapnya singkat.

Sebelumnya Kades Sungai Ulu, Harmanto yang merupakan salah satu saksi menerangkan, kejadian ini diduganya merupakan buntut dari keributan yang terjadi pada Sabtu (25/3/2017) malam lalu.

Ketika itu, kata dia, sedang ada hiburan rakyat berupa orgen tunggal di Desanya. Seperti biasa, anak muda berjoget mengiringi musik yang dilantunkan. Namun pada saat itu, mungkin salah seorang oknum tersenggol oleh salah seorang warga dan tidak terima, maka terjadi keributan.

Selang beberapa lama kemudian, pelaku keributan didamaikan malam itu juga dan dianggap masalah sudah selesai. Namun pada Selasa subuh dini hari, terjadilah penembakan misterius yang tidak diketahui siapa pelakunya.

“Nama oknumnya saya tidak tahu, tapi yang jelas dari anggota. Kebetulan salah satu warga Sungai Ulu kenal dengan pelaku itu. Sehingga dirinya dan teman pelaku dalam hal ini Irwan sudah di mintai keterangan sebagai saksi,” ucapnya. (KALIT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.