Tanjungpinang, (MK) – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang komitmen untuk menciptakan generasi Islami yang akan segera terwujud melalui program wajib mengaji di seluruh sekolah se –Kota Tanjungpinang.
“Insya Allah, tahun ajaran baru ini kita akan buat perwakonya. Agar setiap jenjang pendidikan yang ada di Kota Tanjungpinang menerapkan wajib mengaji, khususnya bagi peserta didik yang beragama Islam. Setiap hari sebelum memulai pelajaran, siswa – siswi membaca Al – Qur’an berikut terjemahaannya,” papar Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah SH saat menghadiri Khatamul Qur’an ke IX dan pelepasan ke VIII TPQ dan TPA Yayasan Ar – Rasyid, di Aula Asrama Haji Tanjungpinang, Minggu (5/6) pagi.
Lis menambahkan, pemberlakuan wajib baca Al – Qur’an bagi siswa – siswi tersebut untuk menanamkan nilai – nilai keagamaan kepada generasi agar menjadi insan yang Islami dan Qur’ani.
“Langkah ini kita lakukan untuk menyeimbangi kemajuan teknologi saat ini. Kalau tidak diimbagi, kita tidak akan bisa mendapatkan generasi yang akan membangun bangsa ini sesuai syariat Islam,” ujarnya.
Selain itu, sambung Lis, anak didik tidak saja memahami dan melantunkan ayat – ayat dengan baik dan benar, tetapi mereka bisa menerapkan nilai – nilai agama dalam kehidupan sehari – hari, paling tidak tiga bulan atau lebih bisa khatam Al – Qur’an.
Diakhir sambutannya, Lis berharap kepada seluruh kepala sekolah, guru, serta orang tua untuk mendukung suksesnya program ini, dan mengajak untuk bersama – sama menciptakan generasi Qur’ani untuk wujudkan Tanjungpinang sebagai Melayu adalah Islam dan Islam adalah Melayu.
Sebelumnya, Ketua Yayasan Ar – Rasyid, H. Jamadi Rasyid mengatakan, yayasan Ar – Rasyid sudah banyak mencetak generasi Qur’ani di Kota Tanjungpinang. Sejak berdiri pada tahun 1993 sampai saat ini sudah lebih 3.000 santriwan dan santriwati yang khatam Al – Qur’an.
“Setelah khatam Al-Qur’an ini, santriwan dan satriwati semakin gemar membaca Al – Qur’an,” ucapnya.
Khatamul Al – Qur’an dan pelepasan TPA/ TPQ tersebut diikuti sebanyak 230 orang santriwan dan santriwati. (ALPIAN TANJUNG)
