Pemko Tanjungpinang MoU Destinasi Pariwisata, Syahrul: Tanjungpinang Bekas Tapak Melayu Riau

by -112 views
Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul S.Pd menyerahkan MoU Destinasi Pariwisata kepada Plt Kadis Pariwisata Kota Tanjungpinang, Raja Kholidin
Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul S.Pd menyerahkan MoU Destinasi Pariwisata kepada Plt Kadis Pariwisata Kota Tanjungpinang, Raja Kholidin
Tanjungpinang, (MetroKepri) – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melaksanakan penandatangananan MoU Destinasi Pariwisata dengan Kementerian Pariwisata serta penyerahan buku pokok-pokok pikiran kebudayaan daerah Kota Tanjungpinang, buku sejarah dan cagar budaya Kota Tanjungpinang.
Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul S.Pd saat tandatangan MoU bersama Kementerian Pariwisata
Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul S.Pd saat tandatangan MoU bersama Kementerian Pariwisata

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan  pemberian piagam penghargaan kepada penyumbang koleksi museum Kota Tanjungpinang yang dilaksanakan di Gedung Kesenian Aisyah Sulaiman, Rabu (26/12/2018).

Dikesempatan itu, Wali Kota Tanjungpinang Syahrul S.Pd dalam pidatonya mengatakan posisi Kota Tanjungpinang sebagai bekas tapak kerajaan Melayu Riau telah memberi andil cukup besar akan keberadaan objek kebudayaan.

“Kita memiliki tradisi lisan yang sangat banyak, pada masa dahulu orang tua kita selalu bercerita tentang Hikayat, Fabel, Tambo, dan beraneka dendang, syair serta pantun. Semuanya itu harus dikembangkan jangan sampai punah,” ucapnya.

Syahrul juga berharap kepada dinas terkait harus mampu melihat keberadaan tradisi tersebut. Buku bacaan yang berisikan kisah-kisah lokal harus segera diangkat. Penulisan dan penerbitan buku cerita rakyat juga harus digalakkan.

“Saat ini orang sibuk dengan literasi, padahal nenek moyang kita dahulunya telah menunjukkan kecintaan mereka pada dunia tulis menulis, jangan sampai manuskrip itu hilang tak berbekas karena itu bukti otentik akan kejayaan masa lalu. Melalui manuskrip itulah Kota Tanjungpinang akan mampu menjadi pusat kajian kebudayaan Melayu,” paparnya.

Banyak sekali aspek-aspek yang boleh dijadikan objek andalan bagi Kota Tanjungpinang. Syahrul menjelaskan, dalam segala aspek dan bidang Tanjungpinang cukup mumpuni untuk diperhitungkan.

Contohnya, lanjut Dia, dalam bidang bahasa, Tanjungpinang telah lama dikenal bahkan disebutkan Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu Kepulauan Riau.

“Semestinya dalam perkembangan bahasa Indonesia modern sekarang ini, kita orang Tanjungpinang harus dapat meningkatkan penggunaan kosa kata bahasa Melayu ke dalam bahasa Indonesia,” ungkapnya.

Menurut Syahrul, Tanjungpinang juga terdapat berbagai adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, permainan tradisional serta seni yang sangat kaya. Mestinya dapat dirangkum dalam muatan lokal bagi siswa di sekolah.

“Kelestarian dari objek kebudayaan tersebut tidak terlepas dari kepedulian semua pihak, keberlangsungan objek pemajuan kebudayaan itu tidak hanya ada ditangan seniman atau budayawan semata. Semua yang tinggal dan berusaha di Tanjungpinang harus mengambil berat akan hal ini,” katanya.

Diakhir pidatonya, Syahrul mengucapkan terima kasih atas sumbangsih dari para penyusun buku Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kota Tanjungpinang. Dia juga mengatakan tersusunnya PPKD ini merupakan langkah kecil yang memiliki arti strategis karena pengembangan kebudayaan tidaklah mungkin dapat dilakukan dengan serta merta tanpa adanya data dasar tentang kebudayaan.

“Saya juga telah dipahamkan bahwa untuk memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) kebudayaan di Kementerian Pariwisata, setiap daerah harus terlebih dahulu memiliki PPKD, Alhamdulillah kita telah menyusunnya melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,” imbuhnya.

Diketahui, acara ini dihadiri oleh Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional 1 Drs Lokot Ahmad Enda MM, Tim Percepatan Pengembangan Destinasi, Tendi Nur Alam Ph.D, Perwakilan Dinas Pariwisata Kepri, Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Mimi Betty Willingsih S.IP, Ketua LAM Kota Tanjungpinang, Wan Raffiwar, Kepala OPD, Camat, Lurah, Kepala Sekolah, Pokdarwis dan Genpi Kota Tanjungpinang.

Penulis: Novendra/Humas/Fakhri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.