Tanjungpinang, (MetroKepri) – Beredarnya Abatesiasi di tengah masyarakat Kota Tanjungpinang yang dipungut biaya oleh orang tak dikenal (OTK) sebesar Rp100 ribu yang saat ini meresahkan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam dengan tegas menyebutkan produk tersebut nukan dari Dinas Kesehatan.
“Itu bukan produk Dinas Kesehatan. Kalau ketemu, segera laporkan,” papar Rustam kepada awak media ini melalui pesan WhatsApp – nya, Senin (26/11/2016).
Rustam juga menghimbau, bahwa untuk mencegah Demam Berdarah Deangue (DBD), lakukan saja 3M di lingkungan masing – masing.
“Saya juga menghimbau kepada masyarakat Kota Tanjungpinang, kalau butuh abate silahkan minta ke Puskesmas setempat, gratis. Tak dipungut biaya,” tulisnya.
Sementara itu, salah satu akun Facebook Enghlis Boru Siahaan meminta pendapat kepada masyarakat melalui salah satu group yang mempertanyakan apakah Abate yang beredar dan dimintai uang sebesar Rp100 ribu adalah suatu penipuan?
“Info dong teman2 khususnya yang tinggal Perumahan Sei Jang adakah dikutip seperti ini, soalnya saya tadi dikutip Rp100 rb. Dan saya tanya ke tetangga, tidak pernah mereka bayar seperti ini. Mohon sarannya teman2 apakah ini penipuan,” tulisnya. (*)
Penulis : Novendra
