Tanjungpinang, (MK) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang melaksanakan rapat koordinasi persiapan pantau kedua (P2) Adipura Tahun 2018 di Ruang Rapat Raja Haji Fisabilillah Kantor Walikota Tanjungpinang, Kamis (1/3/2018).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Walikota Tanjungpinang, Drs. Raja Ariza, MM.
Dalam rapat tersebut, Raja Ariza menyampaikan terkait sistem persampahan ini harus dikelola secara cepat dan tuntas.
“Perlu adanya sinergitas antara petugas kebersihan dan stakeholder terkait. Agar pengelolaan dan pemanfaatan sampah ini dapat kita lakukan secara cepat,” papar Ariza.
Raja Ariza juga mengharapkan kepada DLH Kota Tanjungpinang untuk membentuk kelompok sadar sampah di setiap kelurahan untuk mengubah paradigma masyarakat agar kepeduliannya terhadap lingkungan khususnya sampah.
“Kelompok ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait masalah kebersihan di lingkungannya masing – masing. Kelompok sadar sampah tersebut harus terbentuk, misalnya dimulai di Tanjungunggat, Pelantar 1, 2 dan 3. Harus dibuat komitmen untuk mengawasi persampahan,” ujarnya.
Sementara, Kepala DLH Kota Tanjungpinang, Yusswandi SH memaparkan tentang persiapan pantau 2 Adipura.
“Pantau 1 yang dilakukan bulan November sudah berhasil lolos dengan nilai 75,61. Tim Pantau 2 tersebut akan ke Tanjungpinang untuk melakukan penilaian pada tanggal 8 – 13 Maret 2018. Namun dibeberapa tempat dan titik pantau terdapat nilai dibawah 75. Kita harus atur strategi untuk memperbaikinya,” ucapnya.
Dia mengutarakan, ada beberapa titik pantau yang masih dibawah rata – rata, misalnya penataan ruang terbuka hijau di Jalan Teuku Umar, Penataan Trotoar di Jalan Ahmad Yani, Jalan Tugu Pahlawan, dan Jalan Adi Sucipto. Kemudian wilayah pemukiman pesisir yang terdapat pasang surut air seperti di wilayah Tanjungunggat yang merupakan wilayah yang menjadi fokus persampahan.
“Kemudian di sarana pendidikan, di SMPN 4 terkait pengomposan dan pemanfaatannya. Untuk DLH sendiri lebih ditekankan pada aspek penghijauan. Jika semua itu telah tercapai diatas ambang nilai, maka Adipura akan kembali diraih,” katanya. (Red/ Humas)
