Tanjungpinang, (MetroKepri) – Secara garis besar masalah limbah dapat dibagi tiga yakni limbah industri, limbah domestik dan limbah dari perkantoran dan pertokoan (Daerah Komersil).
“Saat ini pencemaran akibat limbah domestik telah menunjukkan masalah yang cukup serius,” kata Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul S.Pd, Senin (11/11/2019) saat memberikan kata sambutan di Hotel Aston jalan Adi Sucipto Km 10, Tanjungpinang.
Namun, kata Ayah sapaan akrabnya Wali Kota Tanjungpinang ini, penyebab dari pencemaran tadi tidak hanya berasal dari buangan industri, tetapi juga dari sebagian masyarakat itu sendiri.
“Semua itu akibat rendahnya kesadaran sebagian masyarakat yang langsung membuang kotoran/Tinja maupun sampah ke sungai dan drainase,” sebutnya.
Untuk itu, Ayah berharap dengan adanya kegiatan ini dapat disosialisasikan kepada masyarakat untuk oleh masing-masing Ketua RT/RW agar masyarakat peduli untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.
“Kebersihan adalah salah satu dari pada Iman. Maka, jagalah kebersihan itu dari lingkungan kita sendiri untuk menjadi awal menjaga kebersihan lingkungan sekitar kita,” terangnya.
Sementara, PPTK Kegiatan Syinta Arlinda saat dikonfirmasi oleh awak media ini usai pembukaan kegiatan sosialisasi terkait limbah sampah rumah tangga menjelaskan, bahwa kegiatan dilaksanakan dengan tujuan untuk mengurangi penggunaan sampah pelastik dalam rumah tangga.
“Peserta dari ibu-ibu PKK mulai dari kelurahan sebanyak 60 orang. Saya berharap ibu-ibu PKK ini dapat kembali mensosialisasikan apa yang didapat dari kegiatan ini nantinya ke masyarakat,” ungkapnya. (*)
Penulis: Novendra
