AJI Batam: Narasumber Berhak Tanyakan Legalitas Jurnalis

by -118 views
logo-aji
logo-aji

Tanjungpinang, (MK) – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam – Tanjungpinang mengingatkan seluruh narasumber, baik itu di lingkungan pemerintahan maupun swasta berhak untuk mempertanyakan tentang legalitas jurnalis yang bertugas di lapangan.

“Kalau memang ada oknum – oknum yang mengaku wartawan dan memaksa meminta sesuatu, bisa dilaporkan kepada pihak yang berwajib,” ujar Sekretaris AJI Batam – Tanjungpinang, Jailani, Senin (28/3).

Dia juga meminta jurnalis yang bertugas di wilayah Provinsi Kepri untuk senantiasa mengutamakan profesionalitas dalam melaksanakan tugasnya sehari – hari dan jangan coreng nama baik profesi jurnalis, diri sendiri dan media massa tempatnya bekerja.

“Dalam beberapa bulan terakhir, kami pengurus AJI Batam menerima laporan terkait perilaku sejumlah jurnalis yang tidak melaksanakan tugasnya secara professional,” paparnya.

Pengaduan ini juga, kata dia, disampaikan beberapa staf pemerintahan di wilayah Kepri yang merasa diperlakukan tidak baik oleh oknum jurnalis.

“Ada oknum jurnalis minta uang setelah melakukan liputan, dan “memaksa” untuk mendapatkan iklan atau galeri foto,” ucapnya.

Hal ini, menurut dia, dilakukan oknum jurnalis yang tidak menyintai profesinya.

“Akibat sikap oknum jurnalis tersebut, jurnalis lain yang ingin mencari maupun menindaklanjuti informasi atau peristiwa tertentu mengalami kesulitan,” katanya.

Padahal, kata dia, jurnalis yang menindaklanjuti informasi ini dikenal bekerja secara professional dan memahami kode etik jurnalistik.

“Mereka kesulitan menemui ataupun menghubungi narasumber untuk melakukan wawancara. Padahal wawancara itu penting, dan deadline,” ucapnya.

Akan hal itu, Sekretaris AJI Batam – Tanjungpinang ini mengimbau pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat tidak menjutifikasikan perilaku negatif oknum jurnalis itu ke dalam profesi jurnalis secara keseluruhan.

“Sebab, masih banyak jurnalis yang bertugas di Kepri melaksanakan tugasnya secara professional. Jangan hanya karena satu orang yang nakal, semua kena getahnya,” katanya. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.