Tanjungpinang, (MetroKepri) – Satukan perbedaan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang menggelar Kemah Pemuda Kebhinekaan 2018, di Pondok Nabila, Tanjung Siambang Kelurahan Dompak, Jum’at 13 Juli 2018.
Diacara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tanjungpinang, Djasman S.Sos mengajak masyarakat, keluarga, sekolah, kampus, dan akademisi untuk berperan aktif guna menciptakan generasi muda yang tangguh, berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan serta toleransi yang akan memajukan pembangunan di masa yang akan datang.
“Pemuda adalah aset nasional dan generasi penerus estafet perjuangan serta kepemimpinan bagsa di masa mendatang. Karenanya, pembinaan pemuda secara konseptual dan terarah merupakan kewajiban dan tanggungjawab semua pihak,” papar Djasman.
Masih kata Djasman, melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah yang efektif untuk merajut dan menperkuat spirit ke – Indonesia – an di tengah ralitas kehidupan masyarakat yang beraneka ragam suku, ras dan agama. Perbedaan tersebut adalah modal dan kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia.
Oleh karena itu, pemuda harus mampu bertanggungjawab dalam membina persatuan dan kesatuan NKRI serta mengamalkan nilai – nilai yang terkandung dalam Pancasila agar terciptanya kedamaian, kesejahteraan dan kerukunan antar anak bangsa.
“Peserta diharapkan dapat menyerap, menggali, menjabarkan sekaligus mempraktekkan makna hidup rukun dan bersatu di antara anak bangsa,” ucapnya Bismillah, tanda dibukanya secara resmi acara tersebut.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemuda, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tajungpinang, Hermawan SE,M.Si menjelaskan bahwa maksud diadakan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi, pengetahuan, dan wawasan kepada pemuda sebagai generasi penerus bangsa tentang perlunya rasa toleransi bagi sesama tanpa harus membedakan suku, ras, dan agama demi kemajuan bersama.
“Kegiatan ini diikuti 112 peserta yang berasal dari siswa – siswi SMA/ SMK, Mahasiswa, OKP, dan anggota Pramuka. Mereka terbagi dalam 10 kelompok,” ujarnya.
Kegiatan ini, lanjutnya akan berlangsung selama 3 hari, mulai 13 Juli s.d 15 Juli 2018. Selama kemah berlangsung akan ada serangkaian perlombaan yaitu lomba senam poco – poco, lomba hasta karya, lomba pentas seni, lomba yel – yel, outbond, dan penyuluhan tentang bahaya narkoba.
“Khusus penyuluhan bahaya narkoba, peserta akan dibekali pengetahuan dari narasumber yang berasal dari tokoh masyarakat, Fengki Fesinto SH, Kepala Bidang Pemuda Hermawan, dan tokoh Pemuda, Hengki Gunawan,” katanya.
Dalam kegiatan itu, kedatangan tamu undangan disambut dengan aksi pertunjukan pencak silat. (Red)
Sumber : Diskominfo Kota Tanjungpinang
