Tanjungpinang, (MK) – Sempena memperingati hari lanjut usia yang ke – 20, Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja mengadakan senam bersama 400 di lapangan sepak bola, Hotel Sunrise City, Minggu (29/5).
Kegiatan yang bertema “Bersama Lansia, Dari Lansia, Untuk Lansia, Berperan Membangun Bangsa” itu juga dihadiri oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah SH, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd, Ketua Tim penggerak PKK Hj. Yuniarni Pustoko Weni, SH, Ketua GOW Juariah Syahrul, serta jajaran kepala SKPD serta camat dan lurah di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah SH menyampaikan, peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat berpengaruh pada meningkatnya usia harapan hidup orang Indonesia yang semakin meningkat seiring dengan meningkatnya taraf hidup dan pelayanan kesehatan.
“Hal ini ditunjukkan dari data yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan RI, pada tahun 2014 usia harapan hidup di Indonesia adalah 68,2 tahun. Sedangkan pada tahun 2015 meningkat menjadi 75 tahun,” ucap Lis.
Dia mengutarakan, seharusnya di usia ini merupakan usia yang penuh dengan kebahagian. Di usia ini pula seharusnya bapak ibu tinggal menikmati hasil dari rumah tangga yang telah di bina bertahun – tahun.
“Usia lansia bukanlah suatu halangan bapak ibu untuk melakukan berbagai aktifitas, serta masih dibutuhkan terutama dalam mendidik cucunya,” ujar Lis.
Karena, sambung Lis, pola pendidikan dari seorang lansia itu sangat baik. Pendidikan seorang lansia itu sangat konsisten serta berakhlak tinggi dengan cara tunjuk secara langsung.
Diakhir sambutannya, Lis mengemukakan, dalam pemerintahannya bersama H. Syahrul S.Pd berkomintmen akan bersumbangsih dalam pemberdayaan dan pembinaan para lansia pada khususnya.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Tanjungpinang H. Syahrul S.Pd yang juga sebagai Ketua Komda Lansia Tanjungpinang mengungkapkan, berdasarkan data statistik jumlah pertumbuhan lansia di Indonesia selalu bertambah setiap tahunnya.
“Hingga kini, Indonesia diprediksi memiliki jumlah lansia sekitar 36 juta jiwa dan termasuk memiliki jumlah lansia terbesar di dunia,” ucapnya.
Sedangkan di Kota Tanjungpinang, sambung Syahrul, menurut data Disduk Capil Kota Tanjungpinang, pada tahun 2013 lalu jumlah lansia di sebanyak 16.496 jiwa. Pada tahun 2014 sebanyak 18.113 jiwa, sedangkan pada tahun 2015 berjumlah 19.489 jiwa.
“Kegiatan pada pagi ini, diikuti lebih kurang 400 orang lansia se – Kota Tanjungpinang. Meskipun jumlah ini masih belum sesuai dengan jumlah lansia yang berada di Tanjungpinang,” katanya. (ALPIAN TANJUNG)
