Kas Daerah Kosong, Gubernur Kepri Harus Bisa Mainkan Peran

by -136 views
Anggota DPRD Kepri, Rudi Chua SE
Anggota DPRD Kepri, Rudi Chua SE
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Kas daerah Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saat ini dikabarkan kosong. Hal ini disebabkan masalah keterlambatan pencairan transfer dana dari pusat.

“Ini masalah keterlambatan pencairan dari pusat. Sebagamana diketahui, anggaran APBDP Kepri mayoritas bersumber dari DBH pusat. Disamping itu, PAD juga tidak mencapai target,” papar Anggota DPRD Provinsi Kepri, Rudi Chua kepada MetroKepri, Selasa (11/12/2018).

Menurutnya, ini hanya permasalahan transfer anggaran dan tidak berkaitan dengan politik. Oleh karena itu, Pemprov Kepri harus bisa mencari solusi.

“Gubernur melalui akses, beliau bisa memainkan peran signifikan melakukan pertemuan langsung dengan Menteri Keuangan untuk mencoba mendudukkan masalah ini,” ujar Rudi.

Masih kata Rudi, penyebab keterlambatan pencairan dana tersebut hanya permasalahan managemen anggaran di pusat yang diakibatkan defisit penerimaan negara. Sehingga beberapa tahun ini, selalu terjadi tunda salur.

“Saat ini, sebagian besar akibat tertunda dana pusat. Karena sudah ada defisit di APBDP. Artinya, masalah berkurangnya target PAD dan berkurangnya DBH sudah diantisipasi di APBDP,” ucapnya.

Jadi, menurut Rudi, sekarang sepenuhnya masalah tertundanya penyaluran dana yang dari pusat.

Sebelumnya, kas daerah Pemprov Kepri dikabarkan kosong. Hal ini juga sampaikan oleh salah seorang kontraktor yang mendapatkan kegiatan dari Pemprov Kepri. Hingga saat ini, dana pekerjaan mereka belum dicairkan dengan alasan kas kosong. (*)

Penulis : ALPIAN TANJUNG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.