Tanjungpinang, (MK) – Korban kerusuhan di Bintan Plaza KM 3 yang dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Tanjungpinang, pada Rabu (20/4) malam, bukan seorang oknum anggota TNI, melainkan soerang warga sipil biasa.
Korban kerusuhan itu diketahui berinisial S (30) yang menggunakan baju kaos dalaman loreng dengan bertuliskan TNI AL.
“Bukan anggota mas, orang sipil yang kebetulan pakai kaos dalaman loreng AL,” ujar staf penjagaan RSAL Dr. Midiyato, Suroto saat ditemui MetroKepri.co.id.
Dia mengutarakan, korban itu hanya mengalami luka ringan, dan diperbolehkan pulang tanpa didampingi anggota Polisi.
“Dia (Korban) hanya luka ringan, dan minta pulang. Pas ditanya, dia (Korban) bilang kelahi di Bintan Plaza,” ujarnya.
Selain itu, saat ditanya alamatnya, S mengaku bukan penduduk asli Tanjungpinang, melainkan pendatang yang berasal dari Jawa Timur.
“Dia (Korban) bukan asli Tanjungpinang mas. Kalau dilihat dari indentitasnya, warga Jawa Timur,” katanya.
Sementara, hingga kabar ini diposting, pihak Polres Tanjungpinang masih mengumpulkan keterangan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait kejadian perkelahian di Bintan Plaza tersebut.
“Nanti kita infokan lagi, saat ini belum kita gali lebih dalam. Takutnya salah informasi nanti,” ucap Kanit SPKT Polres Tanjungpinang, Ipda Ridwan.
Diberitakan sebelumnya, kerusuhan antar pria terjadi di Bintan Plaza KM 3 Tanjungpinang, Rabu (20/4) sekitar pukul 20.30 WIB. Akibatnya, satu pria mengalami luka – luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr. Midiyato Tanjungpinang.
Korban yang dilarikan ke rumah sakit tersebut diduga salah seorang oknum TNI.
Atas kerusuhan itu juga, jajaran Polisi Resort (Polres) Tanjungpinang dan Polsek Bestari langsung turun ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP). (SYAIFUL AMRI)
