Tanjungpinang, (MK) – Seorang pemerhati kelautan, Yales Veva Jaya yang juga Dosen Ilmu Kelautan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang ini menyebutkan, Provinsi Kepulauan Riau memliki kekayaan sumberdaya yang sangat luar biasa, baik abiotik maupun biotik.
“Dari segi ekosistem, keragaman jenis, kelimpahan ikan dan khusus untuk penangkapan ikan kita punya wilayah pengelolaan perikanan (WPP). Kita juga punya sumber Migas di laut Natuna,” ucap Yales kepada MetroKepri.co.id saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (26/4).
Untuk potensi kemaritiman, kata dia, Kepri mempunyai kekayaan bawah laut yaitu ekowisata bahari yang sangat gemilang.
“Jadi, kita punya nilai jual pariwisata bawah laut. Keindahan alam bawah laut, namun perlu ditingkatkan lagi dengan peran pemerintah,” paparnya.
Menurut dia, potensi pariwisata bawah laut di Kepri ini bisa menyaingi Bali.
“Keaslian panorama laut kita masih terjaga, namun perlu juga dukungan budaya masyarakat,” ucapnya.
Yales mengutarakan, miniature Indonesia itu adalah Kepri karena Indonesia adalah negara kepulauan. Satu – satunya provinsi yang memiliki pulau terbanyak adalah Kepri.
“Kedekatan geografis kita dengan negara asia tenggara, kita memliki potensi,” katanya.
Dia menilai, pembangun ekonomi di kepulauan tersebut kuncinya konektifitas. Konteks daerah kepulauan seperti Kepri ini, konektifitasnya dicerminkan dengan pelabuhan – pelabuhan.
“Masyarakat antara pulau satu dengan pulau lainnya bisa mempersingkat jarak waktu tempuh dalam lalulintas barang dan jasa, sehingga ekonomi tumbuh,” ucapnya. (RUDI PRASTIO)
