Tanjungpinang, (MK) – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah meresmikan Masjid Ulil Amri di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang, Jumat (1/4). Masjid berdiri megah dan indah yang dibangun Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang ini, sudah bisa digunakan oleh seluruh aparatur Pemerintah Kota Tanjungpinang dan masyarakat sekitar untuk beribadah.
Peresmian masjid tersebut, ditandai dengan pembukaan kain selubung plang masjid dan penandatanganan prasasti, oleh Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengatakan, semula tempat ibadah bagi aparatur di lingkungan Sekretariat Kota Tanjungpinang hanya menggunakan ruangan yang dijadikan tempat sebagai musholla.
“Masjid merupakan kebutuhan pokok bagi umat muslim sebagai tempat ibadah bagi seorang hamba berkomunikasi dengan penciptanya. Maka, Pemko Tanjungpinang mendirikan masjid ini di lokasi Kantor Wali Kota Tanjungpinang,” papar Lis.
Masjid yang dinamakan Ulil Amri ini, sambung Lis, memiliki arti umara dan ulama atau yang mengayomi kepentingan umat.
“Maka, bagi kita yang telah diberikan amanah pada hari, baik sebagai pemimpin maupun aparatur sipil negara, dapat menjadikan masjid ini sebagai tempat untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ucapnya.
Selain itu, kata dia, masjid ini dapat memberikan inspirasi dalam menjalankan kewajiban dan tanggungjawab sebagai pemimpin dan aparatur dengan baik.
“Mudah – mudahan keberadaan masjid ini, dapat melahirkan pemimpin – pemimpin tauladan yang akan membangun Kota Tanjungpinang,” ujarnya.
Dia mengutarakan, masjid ini juga memiliki tiga pintu dan masing – masing memiliki nama dan arti tersendiri, yaitu Babus Shalat artinya mereka yang senantiasa mendirikan sholat, Babus Shadaqah yakni pintu bagi mereka yang gemar bersedekah, dan Babus Royyan yang memiliki arti pintu bagi mereka yang gemar berpuasa.
“Keberadaan masjid ini tidak saja dapat digunakan oleh aparatur di lingkungan Setdako Tanjungpinang, tetapi masyarakat sekitar. Selain tempat ibadah, bisa juga sebagai sarana silaturahmi, dan forum diskusi antara warga dan aparatur dalam menyelesaikan masalah,” paparnya.
Mudah – mudahan, harap Lis, keberadaan masjid ini dapat mengisi rohani dengan keimanan. Terpenting harus disertai niat untuk memakmurkan masjid.
“Insya Allah, apapaun yang akan kita lakukan tidak ada beban. Manfaatkanlah masjid ini dengan baik untuk mengisi rohani kita,” ucap Lis.
Usai meresmikan Masjid, Lis bersama seluruh Asiaten, Staf Ahi, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat, lurah, serta aparatur Pemko Tanjungpinang malaksanakan Sholat Jumat.
Peresmian masjid itu juga dihadiri Kementerian Agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. (ALPIAN TANJUNG)
