Tanjungpinang, (MK) – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, melalui Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang mengadakan lomba bayi sehat tingkat Kota Tanjungpinang tahun 2016, Senin (07/11) pagi.
Pada lomba itu, terlihat ibu – ibu ramai membawa bayinya untuk mengikuti lomba dengan tajuk “Balita Sehat Aktif, Tumbuh dan Berkembang Sesuai Usia” yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Sunrise City Tanjungpinang.
Selain itu, bayi sehat, lucu dan menggemaskan tersebut merupakan perwakilan puskesmas pada Lomba Balita Sehat di tingkat kelurahan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah SH menyampaikan, pelaksanaan lomba bayi sehat ini bertujuan menguatkan semangat dan tekad untuk mewujudkan anak – anak dan balita yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
“Membentuk karakter generasi. Disamping pintar dan cerdas, mereka harus mempunyai daya pikir yang baik dan sehat, sehingga mereka akan menjadi generasi yang sesuai dengan harapan kita,” papar Lis sebelum membuka acara tersebut.
Lis juga menginginkan kegiatan itu perlu dilakukan reformasi kedepannya, sehingga acara ini bukan sekadar kegiatan seremonial semata, tetapi harus ada outcomenya.
“Setelah terpilihnya bayi sehat ini nanti, bayi tersebut bisa menjadi duta anak sehat. Bawa bayi tersebut untuk sosialisasikan ke masyarakat, bagaimana merawat dan mengenal proses tumbuh kembang kesehatan anak. Dengan begitu, ada dampak yang dirasakan oleh masyarakat, anak – anak dan kaum ibu di kota ini,” ujar Lis.
Selain itu, kata Lis, buat terobosan baru dan publis kegiatan ini kepada masyarakat sehingga banyak peserta yang ikut, kemudian ada 5 sampai 10 besar yang sudah memenuhi syarat untuk mewakili setiap kelurahan.
“Berikan hadiah yang menarik, bila perlu undang artis cilik, sehingg geliat kaum ibu bisa dirasakan. Kegiatan ini nantinya betul – betul menarik dan dinanti – nanti oleh masyarakat,” ucapnya.
Masih kata Lis, mudah – mudahan kegiatan ini bisa terus dilaksanakan dengan baik dan dengan format yang menarik. Dikemas sedemikian rupa supaya ada manfaat yang dirasakan oleh masyarakat, terlebih lagi dalam menghasilkan generasi, anak – anak yang cerdas dan sehat.
Sebelumnya, Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, Hj. Yuniarni Pustoko Weni SH mengatakan kesehatan anak bisa dilihat dari segi fisik rohani dan jasmani, melihat masa balita merupakan masa yang paling menentukan dalam pembangunan manusia, karena masa yang paling kritis, terutama ditinjau dari aspek pertumbuhan dan perkembangannya.
“Usia tumbuh kembang anak mulai 0 – 5 tahun perlu dipantau oleh kaum ibu, karena periode ini amat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi yang nantinya akan menentukan kualitas dan mutu generasi kita,” ujar Weni.
Weni berharap, kader Posyandu tidak saja mendidik anak – anak yang dibawa ke Posyandu, tetapi para kader Posyandu juga wajib memberi penjelasan kepada orang tua bagaimana proses tumbuh kembang balita yang sehat dan normal.
“Hal ini sebagai upaya pembinaan untuk melahirkan generasi berkualitas,” ucapnya.
Pada kegiatan itu, sebanyak 40 peserta perwakilan dari masing – masing kecamatan se – Kota Tanjungpinang untuk berkompetisi. Penyelenggaraan lomba meliputi 2 kategori, kategori A. 6 sampai 24 bulan, dan Kategori B. 25 sampai 59 bulan.
Sedangkan, untuk kriteria penilaian dilihat dari gizi, deteksi dini tumbuh kembang anak, cek kesehatan dengan tim dokter gigi, dokter anak, dan dokter umum. (ALPIAN TANJUNG)
