
Tanjungpinang, (MK) – Menghadapi Pemilihan Walikota (Pilwako) Tanjungpinang pada 2018 mendatang, empat partai politik (Parpol) yang memiliki sejumlah kursi di DPRD Kota Tanjungpinang melakukan deklarasi koalisi Anak Pinang.
Empat parpol tersebut yakni Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Demokrat, PPP dan PKPI. Keempat parpol yang masing – masing memiliki kursi di DPRD Kota Tanjungpinang periode 2014 – 2019 ini yaitu Partai Golkar empat kursi, Partai Demokrat tiga kursi, PPP dua kursi dan PKPI dua kursi.
Penandatangan nota kesepahaman atas deklarasi Koalisi Anak Pinang ini juga langsung dipimpin oleh masing – masing ketua partai yang dilaksanakan di salah satu hotel di Tanjungpinang, Rabu (26/7/2017).
Disela – sela konfrensi pers, Ketua DPD II Parati Golkar Kota Tanjungpinang, Ade Angga menyampaikan terkait pengambilan nama koalisi Anak Pinang yang telah disekapati, karena semua yang ada di partai ini merupakan anak pinang.
“Anak Pinang artinya, siapa saja yang tinggal di Tanjungpinang adalah merupakan anak pinang yang tidak memandang suku, agama, profesi dan apapun latar belakangnya. Kita ingin bersama – sama membangun Tanjungpinang. Itu semua adalah Anak Pinang,” papar Angga.
Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang ini juga mengatakan, setiap partai yang tergabung dalam Koalisi Anak Pinang ini, seluruhnya tidak memenuhi syarat untuk mengusung pasangan calon.
“Makanya kita bergabung, Partai Golkar 4 kursi, Partai Demokrat 3 kursi, PKPI 2 kursi dan PPP 2 kursi. Dengan jumlah ini, maka cukup untuk memenuhi syarat dengan amanat Undang – Undang yaitu 20 persen total jumlah kursi tersedia. Berarti minimal 6 kursi, sementara kita sekarang sudah ada 11 kursi,” ujar Angga.
Untuk tahap selanjutnya, kata Angga pihaknya akan melakukan rapat menentukan proses penjaringan siapa yang akan diusung pada Pilakada 2018 mendatang.
“Setelah mengalami kesepakatan, kita akan undang tokoh masyarakat, publik serta para rekan – rekan media yang ada di Tanjungpinang untuk deklarasi,” ucapnya.
Diwaktu yang sama, Sekjen DPD I Partai Gokar Provinsi Kepri, Agustar mengatakan dari internal Partai Golkar telah sepakat untuk mengusung Ade Angga untuk maju di Pilwako Tanjungpinang.
“Dari internal kita sudah diputuskan dan disepakati mengusung Ade Angga,” kata Agustar.
Sementara, Sekjen Partai Demokrat Kepri, Husnizar Hood menyampaikan dipilihnya nama Koalisi Anak Pinang ini merupakan bentuk legitimasi cinta terhadap Kota Tanjungpinang.
“Hari ini kita hanya deklarasi koalisi partai. Masalah siapa nama calon yang akan diusung belum bisa kita sebutkan. Yang jelas, keempat partai ini akan bekerja untuk merebut hati rakyat dan menunjukkan yang terbaik,” imbuhnya. (NOVENDRA)
