Polsek Bukit Bestari Menduga Kematian Daud Akibat Sakit Jantung

by -236 views
by
Mayat Daud Saat Ditemukan di Kantor BP3A Kepri
Mayat Daud Saat Ditemukan di Kantor BP3A Kepri
Mayat Daud Saat Ditemukan di Kantor BP3A Kepri
Mayat Daud Saat Ditemukan di Kantor BP3A Kepri

Tanjungpinang, (MK) – Polisi Sektor (Polsek) Bukit Bestari menduga kematian penjaga kantor BP3A Kepri, Muhammad Daud Alias Daud (69) akibat mengalami sakit jantung dan prostat.

Sebelum meninggal, Daud yang merupakan warga Jalan Kijang Lama, Kelurahan Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur ini terpantau CCTV keluar dari kamar mandi kantor.

“Sewaktu kita lhiat CCTV pada jam 23.03 WIB, Pak Daud dari kamar mandi. Kemudian, terlihat merasa sakit lalu jatuh telentang. Ada upaya Pak Daud untuk bangun kembali, namun terjatuh kembali dalam keadaan terlungkup,” papar Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Bukit Bestari, Ipda Raja Vindo, Kamis, (19/1).

Dia juga mengutarakan, dari hasil tim medis yang memeriksa korban, ada dugaan besar korban terserang penyakit jantung akut.

“Saat ini diagnosanya dikarenakan sakit jantung akut,” ujar Vindo.

Saat divisum, kata dia, masih dibutuhkan pemeriksaan lanjutan dengan memeriksa awal kontraksi.

“Selalunya, pihak medis akan cek awal kematiannya. Baru diperiksa apakah ada kontrkasi yang mengakibatkan kematian ataukah tidak, sehingga kami bisa memberikan dugaan sementara atas kematian korban,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu keluarga korban yang ditemui di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Thabib mengakui jika Daud memang memiliki riwayat penyakit jantung dan prostat.

“Bapak memang ada penyakit itu, sudah lama. Cuma bapak kadang hanya mengacuhkan penyakitnya itu. Ya mungkin sudah takdir bapak seperti itu, kami pihak keluarga sudah ikhlas. Karena itu ketentuan Allah,” kata salah satu keluarga korban. (SYAIFUL AMRI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.