RAPBD – P 2017, Pemkab Natuna Anggarkan Pendapatan Sebesar Rp1.090 triliun

by -256 views
by
Bupati Natuna Hamid Rizal Saat Paripurna. Foto MANALU
Bupati Natuna Hamid Rizal Saat Paripurna. Foto MANALU

Natuna, (MK) – Sidang paripurna penyampaian nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah – Perubahan (RAPBD – P) Kabupaten Natuna tahun 2017 dilaksanakan di Kantor DPRD Kabupaten Natuna, Jumat (29/09/2017).

Pelaksanaan paripurna itu juga dihadiri oleh 12 Anggota DPRD Kabupaten Natuna. Dengan jumlah kehadiran anggota legislatif tersebut, maka paripurna dikatakan sudah memenuhi quorum. Selain itu, juga turut hadir Sekda Natuna Wan Siswandi, FKPD, Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Pada paripurna tersebut, Bupati Natuna Hamid Rizal memaparkan nota keuangan RAPBD – P tahun 2017. Dalam laporannya, perubahan anggaran pendapatan pada tahun anggaran 2017 sebesar Rp1.090 triliun. Semula dianggarkan pada APBD murni sebesar Rp1.040 triliun.

Dengan rincian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) semula dianggarkan sebesar Rp74 miliar, menjadi Rp 72.20 miliar, atau berkurang sebesar Rp1.8 miliar.

Masih kata Hamid, untuk dana perimbangan, semula dianggarkan sebesar Rp834.58 miliar, menjadi Rp895.34 miliar, atau bertambah sebesar Rp60.76 miliar. Hal ini disebabkan perubahan Peraturan Presiden nomor 86 tahun 2017 tentang APBN – P dan tentang penyaluran kurang bayar 2016 bagi hasil pajak dan bagi hasil bukan pajak/ sumber daya alam.

“Sedangkan lain – lain pendapatan yang sah, semula dianggarkan sebesar Rp131.6 miliar, menjadi Rp122.7 miliar, atau berkurang sebesar Rp 8.84 miliar. Bersumberkan dari pendapatan bagi hasil pajak provinsi, dana desa dan dana BOS,” papar Hamid.

Dari sisi belanja, kata Bupati, pada Rancangan APBD – P tahun 2017 dialokasikan sebesar Rp1.220 triliun. Dari alokasi APBD murni sebesar Rp1.185 triliun, atau bertambah sebesar Rp35.32 miliar.

Belanja tidak langsung pada tahun anggaran 2017 semula dianggarkan sebesar Rp436.64 miliar, menjadi sebesar Rp416.27 miliar, atau berkurang sebesar Rp20.36 miliar. Sedangkan belanja langsung semula dialokasikan sebesar Rp748.56 miliar, menjadi Rp804.25 miliar, atau bertambah sebesar Rp55.69 miliar. Prioritas belanja langsung diperuntukkan bagi kegiatan mendesak dan menyangkut pelayanan umum, serta penyesuaian dan optimalisasi perencanaan kegiatan DAK fisik maupun non fisik.

Sementara itu pembiayaan pada APBD Natuna tahun 2017, terdiri dari penerimaan pembiayaan yakni sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) tahun anggaran 2016 sebesar Rp135.9 miliar. Dari pengeluaran pembiayaan yaitu penyertaan modal ke Bank Riau Kepri dialokasikan sebesar Rp5.78 miliar, atau bertambah sebesar Rp783 juta. Ini sebagai dasar tambahan setoran modal dalam bentuk deviden saham Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna.

Diakhir Paripurna, Bupati Natuna Hamid Rizal menyerahkan nota keuangan RAPBD – P Tahun Anggaran 2017 kepada Ketua DPRD Natuna, Yusripandi. (MANALU)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.