Sukardi Kecewa, Ingin Bangun Bintan Tak Dapat Dukungan Pemkab

by -997 views
Pemilik PT Bukit Kemunting Sukardi saat membuka kegiatan sosialisasi pembangunan University Peking dari Beijing
Pemilik PT Bukit Kemunting Sukardi saat membuka kegiatan sosialisasi pembangunan University Peking dari Beijing

Bintan, (MetroKepri) – Pemilik PT Bukit Kemunting Sukardi merasa sedih dan kecewa terhadap Pemerintah Kabupaten Bintan.

Pasalnya, Owner yang selama ini berada di Beijing China kembali ke kampung halaman dan ingin membangun selalu tidak mendapatkan dukungan oleh pemerintah setempat.

Berkali-kali mendatangkan investor ke Bintan, selalu saja ada yang “Memboikot” dirinya (Sukardi).

Seperti yang disosialisasikan pada hari ini, Jum’at (22/11/2019) pembangunan University Peking dari Baijing di lokasi PT Bukit Kemunting tidak ada satu pun dari Pemkab Bintan hadir memenuhi undangannya.

“Saya hari ini mendatangkan sepuluh orang investor dari Beijing ingin membangun sekolah bertaraf internasional tetapi tetap saja mereka tidak mau hadir,” katanya penuh kekecewaan.

Padahal, kata Sukardi, semua ini dirinya lakukan demi anak-anak kampung halamannya yang ingin mendapatkan pendidikan yang lebih bonafit dengan full fasilitas.

“Di sini, yang kita bangun bukan hanya University saja, bahkan mulai dari pendidikan usia dini, sekolah dasar, SLTP dan SLTA dengan fasilitas yang lengkap dengan luas 30 hektare,” sebutnya.

Pemilik PT MIPI, Sukardi
Pemilik PT Bukit Kemunting, Sukardi

Seharusnya, lanjut Sukardi, Pemerintah setempat mendukung karena sebelumnya pihaknya sudah melakukan kordinasi pemerintah tingkat pusat dan sudah mendapatkan persetujuan.

“Kita seharusnya bangga, pihak Beijing mau membangun di Bintan. Karena, di negara lain belum ada, mereka hanya mau membangun di Negara Indonesia dan memilih Bintan sebagai lokasinya. Dengan perwakilan saya di sini, maka mereka mau bekerjasama,” terangnya.

Tambah Dia, untuk membangun sekolah dengan luas 30-50 ha ini bukan tidak memerlukan biaya yang sedikit. Untuk anggaran tahap pertama saja memerlukan dana sebesar 200 juta dolar US.

“Untuk menyelesaikan pembangunannya kita memerlukan waktu selama 3 bulan paling lambat. 2 bulan paling cepat la,” ungkapnya.

Sukardi berharap, pemerintah setempat dapat mendukung pembangunan sekolah ini demi tercapainya cita-cita anak tempatan untuk mendapatkan pendidikan yang bertaraf internasional.

“Kalau didukung penuh oleh Pemkab Bintan, segera kita bangun. Jika tidak, ya apa boleh buat, kita urungkan pembangunan ini,” ujarnya. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.