Tagihan Listrik Bengkak, Suryani Akan Usulkan RDP Dengan PLN Persero

by -95 views
Anggota Komisi III DPRD Kepri, Suryani
Anggota Komisi III DPRD Kepri, Suryani

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Menuju penerapan New Normal di Kota Tanjungpinang, tagihan listrik konsumen membengkak. Pembekakan tagihan listrik ini juga terjadi di Kota Batam.

Tagihan listrik salah satu konsumen di Kota Tanjungpinang, biasanya bayar Rp250 ribu per bulan. Saat ini melonjak menjadi Rp350 ribu.

Terkait hal itu, Anggota Komisi III DPRD Kepri, Suryani akan mengusulkan untuk rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak PLN Persero.

“Kalau tarif listrik belum ada naik. PLN bright Batam juga gak ada naikkan tarif listrik,” papar Suryani saat dihubungi MetroKepri, Jumat (05/06/2020).

Menurut Legislator Partai PKS Dapil V Batu Aji ini, kalau pihak PLN menaikkan tarif listrik harus melalui persetujuan Gubernur dan DPRD Kepri.

“Yang terjadi sekarang ini, membengkaknya tagihan listrik. Nah, saya juga baru dapat info kalau di Kota Tanjungpinang juga ada kenaikan tagihan. Nanti akan saya usulkan untuk RDP dengan PLN Persero,” ujar Suryani.

Karena, kata Suryani, Batam dan Tanjungpinang beda PLN-nya. Untuk di Batam, kenaikan tagihan listrik konsumen hingga 80 persen.

“Mungkin ada kaitannya dengan stay at home juga. Konsumen juga bisa lihat ditagihan tiga bulan terakhir. Lihat usage kwh-nya,” ucapnya. (*)

Penulis : Alpian Tanjung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.