Batam, (MK) – Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun memimpin rapat forum komunikasi pimpinan daerah (FKPD) Pemerintah Kota (Pemko) Batam di Gedung Graha Kepri lantai V Batam Center, Jum’at (15/9/2017).
Rapat terkait pembahasan tarif listrik PLN Batam ini juga turut hadir Wali Kota Batam, Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Kapolda Kepri, Direksi PT bright PLN Batam, TNI AL, Kejaksaan Negeri Batam, dan TNI AU.
Usai rapat, Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyampaikan rapat yang dilaksanakan tadi terkait pembahasan tarif listrik PT brighat PLN Batam.
“Kondisi operasional kita sangat terpaksa dan teman – teman jangan ada yang mati lampu lagi. Itu harus dimaksimalkan dan malam ini kita minta langsung hidup, sehingga kita jelaskan sama – sama dan Wali Kota juga sudah datang serta Pak Kapolda,” papar Nurdin saat diwawancara sejumlah awak media di ruang rapat.
Terkait mati lampu ini, Gubernur juga meminta pihak PLN Batam setuju kenaikan tarif listrik 15 persen itu.
“Sedangkan terkait masalah PT bright PLN rugi, makanya kita minta audit. Itukan orang tertentu dan bukan sembarang orang, ada pihak yang berwenang,” ujar Nurdin.
