Wagub Kepri Bantah Pertemuan Soerya dan Wakapolda Bahas Pilkada

by -233 views
Wakil Gubernur Kepri, Isdianto. Foto RUDI PRASTIO
Wakil Gubernur Kepri, Isdianto. Foto RUDI PRASTIO

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Dengan adanya isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan yang beredar menjelang Pilkada 2018, Wakil Gubernur Kepri, Isdianto menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat Tanjungpinang terutama tim sukses, simpatisan dan para pendukung masing – masing Paslon agar tidak saling melempar isu – isu, baik yang negative maupun black campaign dalam masa Pilkada Kota Tanjungpinang.

“Termasuk isu pertemuan Wakapolda Kepri, Brigjend Pol Yan Fitri Halimansyah dengan Pak Soerya Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepri yang diisukan membahas prediksi kemenangan Paslon Lis dan Maya adalah tidak benar,” papar Isdianto kepada awak media ini melalui pesan WhatsAppsnya, Senin (25/6/2018).

Karena, kata Isdianto, dirinya sebagai saksi. Saat itu dirinya bersama Pak Soerya dan beberapa teman untuk ngopi dan ngobrol.

“Kita disana (Kedai Kopi Batu 10) sambil berencana menemui Pak Ansar Ahmad, tapi kebetulan Pak Ansar sedang keluar kota,” ujar Isdianto.

Masih kata Wagub Kepri ini, lebih kurang 30 menit ngobrol, Yan Fitri dan Erlangga Karo Humas Polda Kepri datang.

“Sebagai teman, kami saling berjabat tangan dan bertegur sapa dan ngobrol lepas sambil menikmati Prata dan minuman. Tidak ada sedikitpun kami membicarakan soal Pilkada Tanjungpinang. Itu bukan pertemuan yang direncana, dan betapa kagetnya saya sehari kemudian muncul isu – isu dan berita bahwa telah terjadi pertemuan politik antara Romo dengan Pak Yan, ini pasti ada pihak yang melihat dan mengisukan demikian,” ucapnya.

Hal ini kata Isdianto lagi mendapat tanggapan oleh Romo sendiri yang mengatakan kepada dirinya sambil berseloroh menanggapi isu – isu dan berita yang muncul.

“Mas, repot juga ya kalau ada Pilkada. Coba bayangkan, masa saya kenal baik sama Wakapolda terus gara – gara Pilkada kita ketemu tak sengaja di kedai kopi terus kita pura – pura saling tidak kenal? Ha ha ha lucu jadinya ini,” ujar Isdianto menirukan kata – kata Romo.

Sementara itu, musim pilkada jadi musim ‘goreng’ dan lebih laris dari pisang goreng dan ayam goreng. Ini yang nakal ‘tukang gorengnya’.

“Hal hal inilah yang dapat saya sampaikan, sekaligus saya prihatin atas munculnya isu – isu tersebut,” ucapnya. (NOVENDRA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.