Wali Kota Tanjungpinang Sampaikan KUA – PAS ABPD 2017

by -320 views
by
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah Bersama Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang, Ade Angga saat penyerahan KUA PPAS. Foto ALPIAN TANJUNG.jpgWali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah Bersama Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang, Ade Angga saat penyerahan KUA PPAS. Foto ALPIAN TANJUNG
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah Bersama Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang, Ade Angga saat penyerahan KUA PPAS. Foto ALPIAN TANJUNG.jpg

Tanjungpinang, (MK) – Rapat Paripurna penyampaian Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA – PPAS) APBD Tahun Anggaran 2017 dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga, Jumat (04/11) petang.

Sebelum dibuka, Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga mengucapkan apresiasi atas kehadiran anggota dewan dan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah pada Rapat Paripura dengan agenda penyampaian KUA – PPAS APBD tahun 2017.

“Dengan ini, rapat paripurna dengan agenda penyampaian KUA – PPAS tahun 2017, saya nyatakan dibuka,” ucap Ade Angga.

Paripurna yang dilaksanakan di ruang rapat DPRD Kota Tanjungpinang ini turut dihadiri oleh Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah SH, Sekda Kota Tanjungpinang, Riono beserta SKPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah SH menyampaikan KUA – PPAS tahun anggaran 2017 yang disusun Pemerintah Kota Tanjungpinang dengan memperhatikan kondisi ekonomi makro dan social budaya masyarakat Tanjungpinang yang selaras dengan pembangunan infrastruktur dasar untuk menunjang partumbuhan ekonomi yang sustainable (Berkelanjutan).

“Subtansi dari KUA – PPAS APBD Kota Tanjungpinang tahun 2017 ini merupakan refleksi arah dan kebijakan prioritas pembangunan daerah yang dikaitkan dengan sasaran yang ingin dicapai melalui program – program kerja daerah,” papar Lis dalam paripurna penyampaian KUAS – PPAS tahun 2017.

Dia mengutarakan, kebikajakan umum APBD Kota Tanjungpinang tahun anggaran 2017 menitikberatkan pada penguatan dan peningkatan kualitas pembangunan daerah diberbagai bidang dalam rangka pencapaian visi dan misi Kota Tanjungpinang 2013 – 2018 menuju Tanjungpinang Gemilang.

Hal itu, kata Lis, seperti yang dituangkan dalam bentuk program prioritas daerah. Pertama yakni optimalisasi sector pendidikan dan kesehatan sebagai modal dasar pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing.

“Kedua, pementapan pembangunan infrastruktur wilayah melalui pembangunan berkeadilan dengan focus penyelesaian pembangunan pelayanan dasar,” ucap Lis.

Ketiga, pertumbuhan ekonomi regional yang kuat berbasis komoditi lokal melalui pendekatan manajemen berasaskan kearifan daerah yang mendorong sector ekonomi andalan (Pedagangan dan Pariwisata) pengembangan produk unggulan serta dengan mengarusutamakan koperasi dan UMKM.

“Keempat, penguatan dukungan daya tampung lingkungan hidup, konversi alam dan penanganan persampahan secara terpadu serta pengurangan potensi ancaman bencana,” kata Lis.

Kelima, lanjut Lis, penguatan kapasitas kelembagaan daerah sebagai optimalisasi tata kelola pemerintahan yang Good Govermen dan peningkatan kualitas pelayanan public, serta pemberdayaan budaya lokal dan pengembangan destinasi wisata daerah.

“Strategi perencanaan pembangunan daerah Kota Tanjungpinang tetap diselaraskan melalui pemanfaatan secara optimal keunggulan potensi sumberdaya alam dan posisi strategi kota, pengembangan investasi ekonomi kerakyatan, aktivitas politik, social, budaya, penyelanggaraan pemerintah dan pembangunan,” ujarnya.

Selain itu, kata Lis, pembenahan dan pengembangan infrastruktur fisik kota, baik secara kualitas maupun kuantitas, serta peningkatan kemitraan Pemko dengan seluruh elemen masyarakat dalam melaksanakan pembangunan disegala bidang guna peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Kota Tanjungpinang.

“Beberapa kebijakan Pemko Tanjungpinang pada tahun 2017 yang menjadi prioritas yakni pembangunan pusat kuliner disekitar kawasan Melayu Square. Peningkatan sarana prasarana Pulau Penyengat sebagai kawasan destinasi wisata religi terpadu dan sebagai warisan wisata budaya dunia,” ucap Lis.

Lis menambahkan, pembangunan serta rehabilitasi sarana dan prasarana olahraga dalam rangka menghadapi Kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah pada pelaksanaan Porprov tahun 2018. Kemudian, pembangunan sarana prasarana pemerintah daerah sebagai bentuk pelayanan prima kepada public.

Selain itu, Lis juga memaparkan rancangan APBD tahun 2017 yakni sebesar Rp906,50 miliar dengan perincian yaitu pendapatan daerah sebesar Rp906,50 miliar terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp110,76 miliar yang diperoleh dari pendapatan pajak daerah sebesar Rp50,91 miliar. Hasil retribusi daerah sebesar Rp6, 85 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp3 miliar dan lain – lain pendapatan asli daerah yang sah Rp49,99 miliar.

“Dana perimbangan sebesar Rp720,01 miliar yang terdiri dari bagi hasil pajak/ bagi hasil bukan pajak sebesar Rp105, 25 miliar. Dana alokasi umum sebesar Rp484,86 miliar, dana alokasi khusus fisik sebesar Rp87,36 miliar, dana alokasi khusus non fisik sebesar Rp42,51 miliar,” kata Lis.

Lebih lanjut, Lis menyampaikan, lain – lain pendapatan daerah yang sah terdiri dari dana bagi hasil pajak provinsi dan pemerintah daerah sebesar Rp68,22 miliar. Dana penyesuaian dan otonomi khusus sebesar Rp7,50 miliar. Belanja daerah sebesar Rp906, 50 miliar yakni terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp408, 26 miliar, belanja pegawai sebesar Rp365, 91 miliar. Belanja subsidi sebesar Rp2, 88 miliar, belanja hibah sebesar Rp32 miliar, belanja bantuan hibah sebesar Rp5 miliar. Belanja bantuan keuangan kepada provinsi/ kabupaten/ kota dan pemerintah desa sebesar Rp1, 96 miliar dan belanja tidak terduga sebesar Rp500 juta serta belanja langsung sebesar Rp498, 23 miliar.

“Untuk Komposisi tahun anggaran 2017 ini ditetapkan proporsi belanja langsung sebesar 54, 96 persen dan belanja tidak langsung sebesar 45, 04 persen,” ucap Lis.

Diakhir penyampaiannya, Lis mengaku optimis bahwa semua dapat meningkatkan kinerja, disiplin dan etos kerja yang nantinya bermuara pada optimalisasi pelaksaan tugas – tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan serta terwujudnya pelayanan prima yang berdaya guna dan berhasil guna.

“Besar harapan saya, KUA – PPAS APBD tahun 2017 mampu menjawab berbagai dinamika pembangunan yang berkembang dengan berbagai macam tuntutan dan percepatan yang dibutuhkan melalui program dan kegiatan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat Kota Tanjungpinang sebagai perwujudan Tanjungpinang yang gemilang,” katanya. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.