Warga Tangkap Kapal Pengambil Besi di Perairan Lingga

by -314 views
Kapal pengambil besi yang ditangkap warga Lingga. Foto RUDI
Kapal pengambil besi yang ditangkap warga Lingga. Foto RUDI

Lingga, (MK) – Warga Pulau Pompong Desa Pulau Batang Kecamatan Senayang Kabupaten Lingga berhasil menangkap sebuah kapal yang sedang mengambil besi bangkai kapal di perairan Pulau Batang, Kamis (24/3) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapal jenis Grinbas milik Cina berbendera Indonesia ini juga ditangkap warga bersama Kepala Desa, Kapol Pos Tanjung Biru, anggota BPD dan Kepala Dusun Tekoli.

Kepala Desa Pulau Batang, Nurdin mengatakan, saat penangkapan dirinya meminta dokumen surat izin survei dengan berita acaranya. Ternyata, izin berlayar mereka di Pulau Abang.

“Saya meminta dan menghubungi Direkturnya langsung dan Direkturnya meminta maaf. Dia (Direktur) mengucapkan terima kasih karena kapalnya tidak di apa – apakan warga,” ucap Nurdin, Sabtu (26/3) petang.

Penangkapan kapal itu juga, berawal informasi dan laporan dari warga yang resah atas aktivitas pengambilan besi bagkai kapal tua yang di perkirakan sudah berhasil mengangkat besi sekitar 50 ton.

“Kita dapat laporan dari masyarakat dan masyarakat resah atas aktivitas kapal tersebut. Saya sebagai kepala desa memiliki tangungjawab,” papar Nurdin.

Nurdin mengutarakan, berdasarkan keterangan kapten kapal yang beroprasi di Pulau Batang tersebut mereka bekerja di PT. Armada Kirana. Kapalnya dari Cina dan penangungjawabnya Robert Pramana dari Jakarta.

“Dari pemeriksaan surat – suratnya, wilayah oprasinya berada di Kelurahan Tanah Abang Kota Batam. Akan tetapi, dikerjakan di Pulau Pompong Desa Pulau Batang,” katanya.

Atas penangkapan tersebut, kata dia, masyarakat meminta agar besi yang diambil tersebut dikembalikan dan ada juga yang meminta ganti rugi.

Sementara itu, Kapten Kapal KM. Armada Salvage 8, Jemi Tanukila membenarkan wilayah operasi mereka di kawasan Kelurahan Tanah Abang Kota Batam.

“Kita sudah ada surat izin dari perhubungan laut, tapi kita salah posisi saja,” ucapnya.

Dia menambahkan, dalam pengoprasian kapal tersebut, sebanyak 18 Anak Buah Kapal (ABK) dari kewarganegaraan Cina, sedangkan Warga Negara Indonesia ada tiga orang. Saat ini, kapal tersebut dalam pengamanan Pos AL Cempa Lanal Dabo Singkep. (RUDI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.