Tanjungpinang (MetroKepri) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Tanjungpinang dikabarkan dihentikan sementara mulai Kamis, 11 Juni 2026. Penghentian penyaluran makanan bergizi tersebut diduga berkaitan dengan belum cairnya dana operasional.
Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Tanjungpinang, Retno Dwi Pratiwi, membenarkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tanjungpinang saat ini dihentikan operasionalnya.
Menurut Retno, penghentian sementara tersebut disebabkan belum tersalurnya dana yang digunakan untuk operasional dapur penyedia makanan bergizi.
“SPPG di Kota Tanjungpinang yang berhenti operasional dikarenakan sedang menunggu pencairan uang untuk operasional dapur,” ujar Retno kepada MetroKepri, Rabu (10/6/2026).
Ia menjelaskan, operasional SPPG akan kembali berjalan setelah dana operasional dari pemerintah pusat dicairkan. Namun hingga kini belum ada kepastian kapan pencairan tersebut akan dilakukan.
“Untuk sampai kapan nya, sampai pencairan dana, baru SPPG bisa beroperasional kembali,” jelasnya.
Retno kembali menegaskan operasional menunggu proses pencairan anggaran dari pemerintah pusat.
“Intinya menunggu pencairan dana dari pusat,” ucapnya.
Informasi yang dihimpun media ini, penyaluran MBG ke salah satu SMK di Kota Tanjungpinang dihentikan sementara mulai 11 Juni 2026. Kabar ini juga disampaikan oleh seorang siswa sekolah tersebut. (*)
Penulis: Alpian Tanjung
