Dinkes Tanjungpinang Gelar Workshop Inisiasi Menyusu Dini

by -322 views
by
Lis Foto Bersama Usai Kegiatan Workshop. Foto NOVENDRA
Lis Foto Bersama Usai Kegiatan Workshop. Foto NOVENDRA
Lis Foto Bersama Usai Kegiatan Workshop. Foto NOVENDRA
Lis Foto Bersama Usai Kegiatan Workshop. Foto NOVENDRA

Tanjungpinang, (MK) – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang menggelar Workshop Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan ASI Eklusif tahun 2017 di salah satu hotel di Tanjungpinang, Selasa (29/8/2017).

Kegiatan yang bertemakan ‘Bekerja Bersama Untuk Keberlangsungan Pemberian ASI’ dan bersemboyankan “Ibu Bekerja, ASI Jalan Terus” ini juga dibuka oleh Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Rustam menyampaikan kegiatan ini dalam rangka mencapai generasi yang berkualitas.

“Kita memahami bahwa persoalan ASI ternyata menyangkut banyak aspek yang diatur dalam UU yakni UU Kesehatan,” papar Rustam.

Oleh karena itu, kata Rustam, masalah ASI dan gizi merupakan masalah yang penting bagi semua. Target oleh pemerintah untuk masalah ASI ini keberhasilannya masih jauh dari yang diharapkan.

“Saat ini pencapaian ASI eklusif baru sekitar 25 persen dari target yaitu 50 persen yang kita harapkan,” ujarnya.

Menurut dia, akses menyusui ditempat umum masih terbatas dan fasilitas umum (Fasum) belum menyediakan ruang menyusui dan untuk sebagian sudah, namun belum layak.

“Ada beberapa fasum yang saat ini memberikan fasilitas menyusui bagi ibu – ibu menyusui yaitu perpustakaan, bandara dan pelabuhan namun fasilitasnya belum layak,” ucapnya.

Untuk itu, Walikota sendiri sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) untuk menyediakan ruang untuk menyusui di fasum.

“Saya berharap kepada pengusaha yang hendak membagun fasum dapat mematuhi SE Walikota Tanjungpinang untuk menyediakan tempat menyusu bagi ibu menyusui,” ujarnya.

Hal ini juga dibenarkan oleh Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah.

“Tempat menyusu ini sangatlah penting. Maka dari itu saya tegaskan kembali kepada pengembang atau pengusaha mall dan sebagainya dapat menyisipkan ruang menyusui yang layak dan tertutup di fasumnya,” katanya. (NOVENDRA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.