DKKP Ikut Andil Atasi Permasalahan Listrik di Tanjungpinang

by -306 views
Ilustrasi Lampu penerangan jalan umum. Doc
Ilustrasi Lampu penerangan jalan umum. Doc

Tanjungpinang, (MK) – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Tanjungpinang, sudah ikut andil mengatasi permasalahan listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Tanjungpinang.

“Mengganti lampu penerangan jalan umum (PJU) daya 500 watt dengan lampu LED daya 90 watt sampai saat ini, itu merupakan sudah ikut andil mengatasi permasalahan listrik di Tanjungpinang yang belum stabil,” kata Kepala Bidang (Kabid) PJU Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Tanjungpinang, Yoni Fadri, Jumat (8/9).

Dia mengatakan, hal ini bisa menghemat dan mengefesiensikan serta menekan biaya pemakaian enegri listrik di Kota Tanjungpinang sekitar 50 persen.

Penghematan biaya pemakaian menggunakan lampu LED 90 watt, sudah dimulai sejak 2014 lalu hingga Juli 2015. Dan terobosan pertama dilakukan pada Agustus 2015.

“Sejak dipasangnya lampu LED terhitung Agustus 2015, mendatangkan surplus penghematan listrik sekitar Rp42 juta dari tagihan sebelumnya atau hemat 50 persen dari beban pembiayaan semula,” ucap Yoni.

Menurut dia, tagihan listrik PJU 500 watt sebelumnya terlalu besar. “Sebab selama ini dalam tagihan PLN, lampu PJU dianggap hidup 12 jam dikalikan dengan 500 watt dan dikali lagi hitungan hari,” katanya.

Maka dari itu, kata dia, besarnya tagihan yang wajib dibayar kepada PLN, membuat Pemko Tanjungpinang melakukan efisiensi dengan mengganti lampu PJU jenis mercury maupun sodium dengan lampu Led.

Sementara pemakaian lampu LED secara bertahap sudah mulai dipasang di Tanjungpinang dan untuk tahun 2015 ini, katanya akan dipasang sekitar 5 titik jalan.

“Seperti di Jalan Soekarno – Hatta sebanyak 19 unit, Jalan Wiratno 20 unit, Jalan Ir Sutomo 16 unit, Jalan Sulaiman Abdullah 10 unit dan Jalan Kamboja 19 unit lampu LED dengan jumlah keseluruhan ada sebanyak 84 unit lampu Led yang akan kami pasang di 2015 ini,” katanya.

Ia optimis jika lampu LED 90 watt dipasang menggantikan seluruh lampu PJU 500 watt, target penghematan energi listrik akan tercapai.

“Saya optimis karena manfaat dan keuntungganya lampu LED 90 watt, kami menilai lebih baik dari lampu PJU sebelumnya 500 watt. Karena selain daya terang yang lebih baik dari lampu PJU 500 watt, pada lampu Led juga tidak ada lampu unsur mercury yang dapat merusak perubahan mutasi gen dan lampu LED mempunyai arister yang ber fungsi mengamankan lampu dan lebih tahan. Selain itu lampu LED 90 Watt juga aman stabil dari faktor alam bila dilihat dari kondisi Kota Tanjungpinang yang rawan petir,” ujar Yoni.

Sementara sampai saat ini, katanya, untuk jumlah lampu PJU di Tanjungpinang kurang lebih sekitar 5300 unit. Karena selama 2014 untuk lampu LED yang sudah terpasang ada sekitar 358. (AFRIZAL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.