DPRD Batam Gelar RDP, Mobil Bimbar Akan Ditertibkan

by -58 views
Suasana RDP di ruang Komisi III DPRD Kota Batam
Suasana RDP di ruang Komisi III DPRD Kota Batam
Iklan Banner

Batam, (MetroKepri) – Komisi lll DPRD Kota Batam menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama dinas tekait di ruang Komisi III DPRD Batam, Selasa (18/02/2020).

Rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Komisi III DPRD Kota Batam ini juga turut dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Perwakilan Satlantas Polresta Barelang dan pihak perusahaan Mobil Bimbar serta tokoh masyarakat.

RDP tersebut terkait kejadian Mobil Bimbar memakan korban di daerah Bukit Daeng Muka Kuning belum lama ini.

Usai RDP, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Batam, Arlon Veriston mengatakan terkait Mobil Bimbar tersebut pihaknya masih banyak pertimbangan.

“Jadi kalau kita stop secara langsung itu tidak akan mungkin. Karena kenapa, karena banyak juga masyarakat yang hidup disitu. Akan tetapi, kalau kita tertibkan mungkin itu akan pasti,” paparnya Arlon saat diwawancarai media di ruang rapat.

Jadi, menurutnya, kalau stop total mungkin belum bisa dilaksanakan.

“Kalau itu kita stop, nanti alat angkutan juga otomatis kurang dong,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, banyak juga pekerja yang tidak dapat alat angkutan kalau distop. Respon masyarakat terkait masalah yang akan membubarkan Mobil Bimbar itu, inilah jalannya.

“Nanti kita akan pelan-pelan bagusin. Jadi masalah kejadian itu kalaupun pihak pengelolah tidak mau rubah sikapnya, ya tentu kita akan memanggilnya lagi,” ucapnya.

Terpisah Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Rustam Efendi mengatakan terkait mobil bimbar yang telah memakan korban itu, intinya mobil tersebut atau badan usaha yang ada di Kota Batam, khususnya pengelolanya tidak dibubarkan.

“Kita tidak membubarkannya, akan tetapi kita akan lebih mempertegaskan lagi aturannya dan kita akan menerbitkan aturan – aturannya. Jadi mana yang layak usianya baik yang tidak uji kir dan mana yang tidak patut dalam aturan, itulah yang akan kita tindak tegas. Walaupun dan siapapun itu,” katanya.

Terkait masalah pembubaran mobil bimbar maupun penindakan kapan kapan pun itu, pihaknya akan siap melaksanakannya.

“Tadi kan ada rekom dewan. Jadi rekom dewan itulah yang kita ikuti. Dewan itu perwakilan masyarakat, jadi kalau kata masyarakat maupun kata dewan dibubarkan. Ya kita sih siap – siap saja bubarkan. Kata dewan tadi, masalah Mobil Bimbar itu tidak dibubarkan. Akan tetapi, dipertegaskan lagi aturannya,” ucapnya. (*)

Penulis : Rosjihan Halid

Editor   : Alpian Tanjung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.