Lingga, (MetroKepri) – Puluhan masyarakat Kecamatan Selayar mendesak pihak manajer UPT PLN Dabo Singkep agar secepatnya memaksimalkan pelayanan dan pengoperasian mesin Unit PLN Penuba.
Pasalnya sejak April 2023, pengoperasian mesin Perkins tidak maksimal, sehingga masyarakat Kecamatan Selayar berbondong bondong mendatangi unit sub PLN Penuba, Kamis (08/06/2023) sekitar pukul 20.07 WIB.
Di lokasi, masyarakat meminta pihak UPT PLN Dabo Singkep secepatnya memaksimalkan pengorganisasian mesin yang ada di unit PLN Penuba.
“Jika mesin yang ada belum maksimal, sebaiknya tidak dioperasikan dan dimatikan total. Tidak ada lagi jadwal pemadaman bergilir yang menyebabkan kecemburuan,” ujar salah satu warga Kecamatan Selayar, Pendy.
Karena, kata Pendy pemadaman bergilir yang dilakukan PLN tidak sesuai jadwal dikarenakan adanya gangguan pada mesin sehingga mati secara tiba-tiba.
Pantauan di lokasi, ada beberapa poin tuntutan yang disampaikan masyarakat kepada pihak PLN diantaranya yakni masyarakat meminta tidak menghidupkan lagi sampai benar-benar maksimal.
Kemudian, masyarakat juga meminta pihak manajer UPT PLN Dabo Singkep secepatnya mengambil langkah jangka panjang, bukan jangka pendek.
Selanjutnya jika pihak manajer atau kepala Unit PLN Penuba tidak mau menemui masyarakat pada malam ini, maka masyarakat akan menyegel Unit PLN Penuba malam ini sampai besok.
Hingga kabar ini diposting, Kepala Unit PLN Penuba tidak berada ditempat sehingga masyarakat membubarklan diri. Namun, sebelum bubar, masyarakat meminta untuk menghentikan pengoperasian sementara di Unit PLN Penuba sampai adanya penjelasan dari Kepala Unit PLN Penuba. (*)
Penulis: Effendi
Editor : Ian
