Soerya Minta Penjaringan Balon Wali Kota Tanjungpinang Segera Dilakukan

by -190 views
Ketua Bidang Idiologi dan Kaderisasi Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI P, Idam Samawi. Foto NOVENDRA
Ketua Bidang Idiologi dan Kaderisasi Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI P, Idam Samawi. Foto NOVENDRA
Iklan Banner
Ketua Bidang Idiologi dan Kaderisasi Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI P, Idam Samawi. Foto NOVENDRA
Ketua Bidang Idiologi dan Kaderisasi Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI P, Idam Samawi. Foto NOVENDRA

Tanjungpinang, (MK) – Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan (DPD PDIP) Provinsi Kepri Soerya Respationo meminta segera melakukan penjaringan nama bakal calon (Balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang hingga akhir bulan Juli 2017 ini.

Kemudian nama balon tersebut diserahkan ke DPD PDIP Kepri untuk penjaringan tahap pertama.

“Setelah itu, baru kita laporkan ke Ketua Umum PDI Perjuangan untuk dimohonkan keputusannya,” papar Soerya kepada beberapa awak media disela – sela rapat kerja daerah (Rakerda) III DPD PDI P Kepri di salah satu hotel di Tanjungpinang, Senin (24/7/2017).

Rakerda III DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepri yang mengangkat tema ‘Konsolidasi Organisasi Internal Partai Dalam Rangka Pemenangan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Serentak Tahun 2018 dan Pileg 2019’ ini, Soerya juga menyampaikan PDIP memprioritaskan balon dari kader sendiri.

“Tetapi, tidak menutup kemungkinan kalau ada yang mau mendaftar sebagai Wakil Wali Kota,” ujarnya.

Sementara itu saat ditanya potensi Lis Darmansyah di PDIP, Soerya menganggap hal itu tidak perlu dijawab.

“Ini tak perlu saya jawab, karna kita bisa sama – sama melihat bahwa Lis berhasil nggak, berprestasi nggak, cacat nggak, kan gitu,” ucapnya.

Dikesempatan itu juga, Soerya meminta Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP untuk mengevaluasi seluruh kinerja Anggota Fraksi di DPRD kabupaten/ kota Se – Kepri.

“Jika tidak maksimal, jangan dicalonkan lagi di Pileg 2019 mendatang,” katanya.

Menurutnya, Anggota Fraksi di DPRD baik tingkat provinsi maupun kabupaten/ kota Se – Kepri adalah petugas partai dan juga sebagai perpanjangan tangan partai.

“Saya harapkan kedepan, kepada seluruh Anggota Fraksi supaya setiap ingin mengambil kebijakan strategis harus koordinasi terlebih dahulu ke partai,” ucapnya.

Dikesempatan yang sama, Ketua Bidang Idiologi dan Kaderisasi Dewan Pengurus Pusat (DPP), Idam Samawi menyebutkan yang perlu ditanamkan dalam rapat Rakerda ini yaitu kaderisasi, pemahaman tentang idiologi.

“PDI Perjuangan ini ada jenjang yakni pendidikan kader pratama, madya dan utama. Pendidikan kader pratama itu dilakukan oleh DPC partai, pendidikan kader madya dilakukan oleh pimpinan daerah partai, dan pendidikan kader utama dilakukan oleh dewan pusat partai. Disemua jenjang kader partai tadi, bobot yang paling besar yaitu bobot idiologi,” ujarnya.

Untuk itu, kata dia, didalam materi juga akan disampaikan bahwa kader DPRD provinsi, kabupaten/ kota, hingga ranting partai harus mampu menyampaikan pemahaman idiologi tersebut jika bertemu dengan masyarakat yang berbeda.

“Rakerda ini juga akan membahas tentang Pilkada Tanjungpinang. Tapi terkait Pilkada ini, saya tidak tahu, namun arahan saya selaku Ketua DPD agar kabupaten/ kota yang sedang tidak Pilkada untuk menggerakkan semua dan support Tanjungpinang,” paparnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno mengatakan, Rakerda DPD PDI Perjuangan ini diikuti sebanyak 130 pengurus DPD PDI P di Kepri, Pengurus DPC PDIP kabupaten/ kota, Anggota Fraksi atau serta organisasi sayap Se – Kepri.

Suparno menambahkan, pelaksanaan Rakerda ini merupakan tindaklanjut dari Rakernas DPP PDIP serta berdasarkan Pasal 61 anggaran dasar PDI Perjuangan.

“Rakerda selama 1 hari ini akan membahas berbagai persoalan yang akan dibagi dalam komisi – komisi, khususnya untuk membahas strategi mempertahankan kemenangan Pemilu pada tahun 2014, Pilpres hingga Pilkada serentak 2018 mendatang,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, Rakerda ini juga mencari solusi setiap masalah yang terjadi di tengah masyarakat.

“Seperti yang disampaikan oleh Ketua DPD Kepri dalam disambutannya yaitu dalam kedokteran, sebelum mengobati, kita harus mendiagnosa terlebih dahulu penyakitnya. Seperti itu, untuk mencari solusi permasalahan masyarakat,” katanya. (NOVENDRA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.