Curi Ponsel, RS alias RW Dibekuk Polisi

by -85 views
Konfrensi Pers di Polsek Kota
Konfrensi Pers di Polsek Kota
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Jajaran Satreskrim Polsek Tanjungpinang Kota berhasil mengungkap kasus pencurian di rumah salah satu warga bernama Muhammad Yatim.

Keberhasilan tersebut dilaksanakan pres rilis oleh humas Polsek Kota di ruang rapat Polsek yang dipimpin oleh Waka Polsek Kota Iptu Alimin didampingi Kanit Reskrim Iptu Radyan Kunto, Senin (13/1/2020).

Alimin menjelaskan, berawal dari laporan korban yaitu Muhammad Yatim yang diterima oleh Polsek Tanjungpinang Kota bahwa dirinya telah kehilangan barang berharga di dalam rumah.

“Korban pada hari Jumat (29/11/2019) sekitar pukul 04.45 wib bangun tidur dan mengecek HP yang sedang dicas di ruang tamu namun tidak ditemukan,” terangnya.

Lalu, lanjut Alimin, korban mengecek ke ruang keluarga untuk melihat hp anak-anaknya namun tidak ditemukan serta 1 buah tas bewarna abu-abu yang berisikan surat-surat dan dompet kecil juga tidak ditemukan.

“Adapun barang berharga milik korban yang hilang, 1 unit HP merk Oppo F1S warna putih, HP merk Oppo A1K warna hitam dan HP Samsung A10 warna hitam serta uang tunai Rp900 ribu,” paparnya.

Merespon hal tersebut, jajaran Unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Kota langsung bergerak melakukan penyelidikan dan pengungkapan.

“Dimulai dengan melacak keberadaan HP milik korban, kemudian pada 3 Januari 2020 jajaran Unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Kota berhasil mengamankan 1 orang laki-laki berinisial RS Alias RW yang merupakan pelaku pencurian di Rumah Muhammad Yatim,” ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, Iptu Alimin menyampaikan, atas perbuatannya RS alias RW terbukti melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Terpisah, Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal menghmimbau kepada masyarakat Kota Tanjungpinang agar senantiasa menjaga diri dan barang berharga dengan baik serta selalu waspada terhadap segala sesuatu di lingkungan sekitar.

Karena, kata Kapolres, kejahatan terjadi karena adanya niat dari pelaku kejahatan dan kesempatan yang terbuka untuk melakukan kejahatan tersebut.

“Jangan sampai niat pelaku kejahatan semakin dipermudah dengan kesempatan yang tanpa sengaja kita berikan kepada para pelaku kejahatan seperti kelalaian dan kekurangwaspadaan dalam menjaga dan mengamankan diri serta barang berharga milik kita,” pesannya. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.