Tanjungpinang, (MK) – Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Stikes, Akbid Anugerah Bintan, Poltekes, Palang Merah Indonesia (PMI), Palang Merah Remaja (PMR) se – Kota Tanjungpinang serta 1.200 relawan melaksanakan bhakti sosial, pada Minggu (14/2).
“Kegiatan bhakti sosial hari ini untuk membasmi jentik – jentik nyamuk yang dapat mendatangkan penyakit demam berdarah,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam kepada MetroKepri.co.id usai kegiatan bakti social di Komplek Ruko Bintan Centre Km 9, Tanjungpinang.
Dia mengutarakan, kegiatan bhakti social ini dilaksanakan dengan cara turun langsung ke masyarakat diseluruh kelurahan yang ada di Kota Tanjungpinang.
“Kegiatannya dengan cara dor to dor untuk mensosialisakan tiga aksi jitu. Pertama, observasi adanya potensi tempat perkembang biakan jentik didalam dan diluar rumah. Kedua, edukasi kepada anggota keluarga yang dikunjungi tentang cara memberantas jentik yang benar. Ketiga, apatisasi pada genang – genangan air yang potensial menjadi tempat berkembang biakan nyamuk,” ujarnya.
Rustam berharap, masyarakat Kota Tanjungpinang juga dapat selalu membudayakan gotong – royong di lingkungannya masing – masing.
“Kalau tidak bisa setiap hari, saya berharap kegiatan gotong – royong dapat dilaksanakan setiap minggu demi menjaga kesehatan kita bersama,” katanya.
Dikesempatan itu juga, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyempatkan diri mengunjungi pelaku usaha kecil menengah (UKM) disetiap lokasi yang dikunjungi.
“Selain mensosialisasikan tentang bahaya jentik – jentik nyamuk, Pemerintah Kota Tanjungpinang sekaligus mensosialisasikan secara langsung kepada pelaku UKM untuk mendapatkan bantuan dana yang sangat dibutuhkan pada saat ini,” ucapnya. (NOVENDRA)
