Tanjungpinang, (MK) – Pasca tenggelamnya pompong penyeberangan Tanjungpinang – Pulau Penyengat yang menewaskan 15 penumpang pada Minggu (21/8), Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang akan melaksanakan rapat bersama SOTK guna penegasan penggunaan life jacket bagi seluruh penumpang transportasi laut.
“Hari ini kita akan laksanakan rapat pada pukul 11.00 WIB. Rapat itu untuk penegasan penggunaan life jacket bagi penumpang transportasi laut ke Penyengat,” kata Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah melalui Sekretaris Kota Tanjungpinang, Riono kepada MetroKepri.com melalui ponselnya, Senin (22/8).
Sejauh ini, kata Riono, pemakaian life jacket bagi penumpang transportasi laut ke Penyengat sudah pernah dilaksanakan tahun lalu terhadap seluruh penambang pompong.
“Untuk life jacketnya sendiri sudah diberikan setiap Pompong, namun belum dilaksanakan oleh penambang,” papar Riono.
Atas musibah tersebut, Riono berharap tidak terjadi lagi kedepannya dan selalu menjaga keselamatan penumpang.
“Saya juga berharap, kedepannya pemakaian life jacket selalu diutamakan bagi penumpang transportasi laut ke Penyengat agar tidak terjadi kembali hal yang sama,” ucapnya. (NOVENDRA)
