Temui Mahasiswa, Wakil Ketua I DPRD Batam: Tak Ada Penundaan Pemilu 2024

by -43 views
Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin Saat Diwawancarai Sejumlah Awak Media
Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin Saat Diwawancarai Sejumlah Awak Media

Batam, (NetroKepri) – Puluhan mahahsiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Batam melakukan aksi unjuk rasa didepan Gedung DPRD Kota Batam, Senin (11/4/2022).

Aksi unjuk rasa ini juga berjalan tertib dan dikawal ketat oleh pihak kepolisian dari Polresta Barelang, Polda Kepri, Satpol PP Kota Batam serta unsur terkait lainnya.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin mewakili Ketua DPRD Kota Batam turun langsung ke jalan dan menemui mahasiswa.

Disela sela pertemuan itu, Kamaluddin menampung aspirasi yang disampaikan mahasiswa.

“Kebetulan Ketua DPRD Kota Batam tidak dapat hadir ditengah-tengah kita saat ini. Karena beliau ada tugas yang mesti dikerjakan,” ucap Muhammad Kamaluddin.

Dijelaskan Kamaluddin, DPRD Kota Batam sudah merespon aspirasi dari teman-teman Aliansi Mahasiswa Kota Batam yang berunjuk rasa hari ini.

“Terkait dengan apa yang disampaikan, sudah kami jawab pada audiensii tanggal 6 April kemarin. Terkait dengan penundaan Pemilu, segala sesuatunya telah diputuskan oleh KPU dan tidak akan ditunda. Bahkan kami sudah koordinasi dengan KPUD Kota Batam untuk teknis pelaksanaannya,” ujar Kamaluddin.

Dalam koordinasi tersebut, kata Kamaluddin, dapat dipastikan bahwa Pileg dan Pilpres berlangsung pada tanggal 14 Februari 2024.

“Artinya tidak ada penundaan secara teknis,” katanya.

Terkait tiga periode masa jabatan Presiden, sudah diputuskan bahwa untuk menuju ke sana harus merubah atau mengandemen Undang-Undang terlebih dahulu.

“Merubah Undang-Undang bukan wewenang pemerintah. Melainkan wewenang DPR yang dimaksud amandemen dan membutuhkan waktu. Terkait hal itu, menurut saya baru wacana belum sampai ke tataran teknis,” ucapnya.

Selanjutnya terkait tuntutan kelangkaan BBM, DPRD Kota Batam telah menggelar rapat koordinasi dengan Forkopimda untuk menyikapi kelangkaan BBM yang terjadi di Indonesia.

“Untuk di Kota Batam sendiri tidak terjadi kelangkaan. Disamping itu, kami Forkopimda juga menjaganya hingga Idul Fitri dan ketersediaan bahan pokok dapat tersedia dengan baik,” ujarnya.

Meski kehadiran Muhammad Kamaluddin ditengah-tengah para demonstran sepenuhnya tak direspon mahasiswa, Kamaluddin menganggap bahwa itu sebuah hal yang lumrah dan wajar.

“Saya sudah merespon tuntutan dan aspirasi temen-temen mahasiswa dan terpenting aspirasi mereka sudah kami jawab. Demo adalah menyampaikan aspirasi, sebagai negara demokrasi, kita harus terima,” katanya. (Rosjihan Halid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.