Tanjungpinang, (MK) – Guna meningkatkan usaha kecil dan menengah (UKM) di Kota Tanjungpinang dalam menjalankan usaha serta memasarkan produk – produk yang dihasilkan dari pelaku UKM, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja mengadakan program kemitraan antara toko modern dengan para pelaku UKM.
Kegiatan itu, dilaksanakan di Aula Embung Fatimah Komplek Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Tanjungpinang, Selasa (14/6).
Pada kesempatan itu, Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah SH menyebutkan, hal ini merupakan suatu upaya pemerintah membantu para pelaku UKM dalam memasarkan produk – produknya yang sesuai dengan standarisasi.
“Pemerintah juga tidak akan mendiamkan begitu saja para pelaku UKM di Kota Tanjungpinang. Pemerintah akan menjadi fasilitator bagi pelaku UKM untuk memasarkan produk – produknya,” papar Lis.
Oleh karena itu, kata Lis, pemerintah melakukan pertemuan kemitraan bersama toko modern Hypermart dengan pelaku UKM.
“Nantinya tidak hanya Hypermart saja, akan tetapi kita dapat memangil para pemilik supermarket yang ada di Kota Tanjungpinang,” ujar Lis.
Dia mengemukakan, belum lama ini dirinya meminta waktu kepada Hypermart untuk dapat melakukan pertemuan dengan pelaku UKM, agar nantinya pelaku UKM dapat dengan mudah untuk memasarkan produknya yang standarisasinya juga harus sesuai.
Dikesempatan itu juga, Lis menyampaikan, dalam penertiban pedagang pemerintah daerah tentu memiliki beban moral, karena pemerintah juga harus memikirkan bagaimana para pedagang dapat mencari nafkah yang baik dan tanpa mengganggu estetika kota.
“Jika hal ini kita biarkan, maka natinya para pedagang kaki lima akan semakin tumbuh dan akan dapat membuat sulit pemerintah dalam melakukan penataan estetika kota,” katanya.
Oleh karna itu, kata Lis, pemerintah telah meminjam tempat, salah satunya di daerah Tengku Umar yang nantinya bisa di pergunakan sebagai lahan untuk para pedagang kecil berusaha.
“Selain itu, jika Gedung Gonggong itu siap nanti, akan ada pusat oleh – oleh yang akan di kelolah oleh Dekranasda yang nantinya juga dapat menjadi lahan untuk pelaku UKM memasarkan produk – produknya,” papar Lis.
Dengan adanya pertemuan ini, Lis berharap, dapat bermanfaat untuk meningkatkan pemasaran produk bagi pelaku usaha kecil menengah nantinya. (ALPIAN TANJUNG)
